Satu Korban Lagi Kritis Rusuh di Buol Meninggal Dunia

antisipasi kerusuhanmaiwanews – Korban tewas bentrok massa dengan polisi di Buol, Sulawesi Tengah Sabtu, 31 Agustus lalu, bertambah satu lagi setelah Supriyadi (26) meninggal sekitar pukul 07.35 Wita, Sabtu, 4 September 2010.

Warga Desa Diat, Kecamatan Bukal, Buol itu meninggal setelah sempat dirawat di Rumah sakit Umum Daerah Buol. Jenazah korban langsung dibawa keluarga pulang ke desanya untuk dimakamkan hari ini.

Supriyadi mengalami luka tembak pada bagian perut dan mengalami masa kritis, sehingga harus mendapat perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit itu.

Hingga saat ini, masih terdapat enam warga lagi yang mendapatkan perawatan di RSUD Buol, satu diantaranya dalam keadaan kritis bernama Firman.

Setelah keadaan sempat mulai kondusif, suasana kembali memamanas Jumat, menyusul peristiwa letusan senjata Brimob di rumah sakit tempat para korban kerusuhan dirawat.

Menurut keluarga korban di rumah sakit, sejumlah anggota Brimob mendatangi rumah sakit mengamuk dan memukuli beberapa orang di sana dengan popor senjata dan mengeluarkan tembakan.

Namun Kapolda Sulteng, Muh. Amin Saleh membantah ada pemukulan pada warga. Menurut Amin, yang terjadi hanya tembakan sekali, itupun hanya tembakan peringatan yang dilakukan oleh anggota Brimob.