Ahok: PRJ Itu Acara Kita, Masak Bayar Rp. 4 Miliar

maiwanews – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama Ahok mengkritik pelaksana Pekan Raya Jakarta atau PRJ terkait kewajiban Pemda DKI Jakarta yang justru harus membayar uang keikutsertaan pameran sebesar Rp. Miliar kepada penyelenggara.

Menurut Ahok, PRJ atau Jakarta Fair adalah milik Pemda DKI Jakarta. Dengan demikian kata mantan Bupati Bangka Belitung (Babel) itu lagi, sebagai pemilik, Pemda DKI malah berhak mendapat uang dari pihak penyelenggara PRJ yang secara bercanda disebutnya sebagai ‘jatah preman’.

Kritikan keras tersebut diungkapkan Ahok dalam rapat bersama Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) DKI Jakarta pada Kamis (29/11) yang diupload di Youtube oleh Pemprov DKI. “Ini (PRJ) acara kita kok. Mana ada acara kita, kita sudah bayar EO, kita bikin acara, mereka (penyelenggara) dapat untung, terus kita sendiri suruh bayar,” kata Ahok lugas.

Ahok bahkan mengatakan jika pihak penyelenggara misalnya beralasan bahwa pelasanaan acara yang dilaksanakan setiap HUT DKI Jakarta itu rugi, pihaknya akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengaudit penyeleggara PRJ.

Jika terbukti rugi kata Ahok, salah satu tindakan yang bisa diambil adalah pelaksanaan PRJ bisa diambil alih oleh Pemda DKI. “Jika rugi, PRJ kita ambil alih, misalnya,” kata Ahok penuh semangat.