Bacakan Eksepsi di Sidang Perdana, Ahok Beberapa Kali Menangis

maiwanews – Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hari ini menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan penistaan agama di bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jalan Gajah Mada, Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Saat membacakan eksepsi atau keberatan, Ahok menjelaskan niatnya ketika berbicara tentang Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu. Ahok beberapa kali menangis dan terlihat melepas kacamata lalu mengeluarkan sapu tangan untuk mengusap air mata.

Ahok menceritakan riwayat hidupnya yanga lahir dari pasangan keluarga nonmuslim di Belitung Timur Indra Tjahaja Purnama (almarhum) dan Buniarti Ningsing kemudian menjadi anak angkat keluarga muslim asal Bugis, Makassar, Haji Andi Baso Amir.

Andi Baso Amir cerita Ahok panjang lebar, adalah mantan Bupati Bone sekaligus adik kandung mantan Panglima Angkatan Bersenjata Indonesia Jenderal (Purn) M Jusuf.

“Saya sangat sedih dituduh menista agama Islam. Tuduhan itu sama saja saya menista orang tua angkat saya sendiri,” kata Ahok dengan suara yang terbata-bata.

Menanggapi keberatan tersebut, jaksa mohon waktu kepada majelis hakim untuk mempersiapkan jawaban selama 1 minggu, yakni hari Selasa 20 Desember 2016.

Ahok ditetapkan tersangka karena diduga menistakan ayat Alquran Surat Al Maidah Ayat 51 pada 16 November 2016 dan dijerat Pasal 156 a Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Penistaan Agama.