maiwanews latar
maiwanews tulisan


Bojonegoro Targetkan 2000 Akseptor KB Baru

BOJONEGORO - Untuk mendukung upaya meningkatkan capaian akseptor baru IUD sesuai dengan PPM yang ditentukan dengan memanfaatkan kegiatan pencatatan rekor MURI pelayanan IUD provinsi Jawa Timur. Kabupaten Bojonegoro mentargetkan akseptor baru sebanyak 2000 orang.

Demikian disampaikan oleh Ketua Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Bojonegoro, Anik Yuliarsih saat rapat koordinasi pertemuan pelayanan IUD, Rabu (16/6/2010) di Ruang Angling Dharma Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Dijelaskan, sasaran kegiatan ini adalah semua pasangan usia subur yang belum ikut di Kebupaten Bojonegoro terutama adalah yang masuk kategori ingin menunda anak atau tidak ingin lagi mempunyai anak.

Pelaksanaan acara ini, menurut Anik Yuliarsih, dimulai tanggal 25 Juni sampai dengan 1 Juli 2010. Khusus pada tanggal 30 Juni dan tanggal 1 Juli diharapkan pelayanan mencapai minimal 20 persen dari PPM IUD yaitu sebesar 466 calon akseptor IUD. Dengan demikian setiap desa ditargetkan 5 calon akseptor IUD sehingga nantinya jumlah akseptor IUD yang akan dilayani minimal sebanyak 2000 orang.

Sementara itu sebelumnya Sekretaris Daerah Suhadi Mulyono dalam pengarahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilator belakangi dari pencapaian PPM peserta KB baru IUD Provinai Jawa Timur baru mencapai 14,4 persen atau urutan ke 29 dan peserta KB baru semua metode urutan ke 17 tingkat nasional.

Untuk Kabupaten Bojonegoro baru mencapai 350 akseptor IUD atau 15,02 persen dari PPM sebanyak 2330 akseptor atau urutan ke 12 dan peserta KB baru semua metode pada urutan ke 3 se provinsi. Oleh karenanya, lanjut Sekda Suhadi Mulyono, hal ini harus didukung oleh semua element masyarakat.

Sekda juga menghimbau adanya kebersamaan dari semua pihak dengan menggalakkan seluruh potensi untuk suksesnya program ini. Ditambahkan terkait dengan pelaksanaan dilapangan untuk melakukan kerjasama dan koordinasi dengan semua pihak.

Acara yang digelar di Ruang Angling Dharma ini diikuti oleh camat se Kabupaten Bojonegoro, pengawas PLKB se Kabupaten dan petugas PLKB di masing-masing kecamatan se Kabupaten Bojonegoro.

Artikel Lainnya:

  1. Bojonegoro Wakili Jatim Lomba Perpustakaan Desa
  2. Gagal Raih Adipura Bojonegoro terus Berbenah
  3. Peserta UN di Bojonegoro, 70 Berstatus Merger
  4. Testing CPNS Pemkab Bojonegoro Berpotensi Ricuh
  5. Data Jumlah Penduduk Indonesia Berdasarkan Hasil Sensus Tahun 2000

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Nampaknya Ical Sudah Menemukan Sosok Cawapres
maiwanews - Dalam seminar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012, Ketua Umum DPP

Lawan Persema, Persebaya Tampil Tanpa Andik
maiwanews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persema Malang Minggu 12 Fembruari 2012 nanti. Pada pertandingan Indonesia Premier

Indonesia Akan Beli 8 Helikopter Serang Apache
maiwanews -Pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Setelah mewacanakan akan membeli 100 buah tank berat

Dana Pembelian Pesawat Kepresidenan Dari APBN
maiwanews - Sekertaris Kementerian Sekretaris Negara (Sesmensetneg), Lambock V. Nahattands, Kamis 9 Februari 2012 di Jakarta menegaskan dana

Pungli dan Korupsi Gerogoti Sektor Industri
maiwanews - Ekonomi Indonesia saat ini tumbuh dengan biaya tinggi, karenanya tidak memberi dampak signifikan bagi rakyat. Tingginya biaya ekonomi

Kasus Rawa Tripa, WALHI Siapkan Saksi Ahli
maiwanews - Dalam sidang gugatan WALHI Aceh terhadap Gubernur Aceh atas penerbitan surat izin pembukaan lahan di Rawa Tripa Rabu 8 Februari 2012 di

Empat Motor Yamaha Raih Penghargaan Top Brand Award
maiwanews - Empat motor Yamaha di tiga kategori berhasil meraih penghargaan Top Brand Award. Penghargaan itu telah diraih selama lima tahun

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

09/02/12 - 13:56

08/02/12 - 14:26

08/02/12 - 13:56

08/02/12 - 11:02

08/02/12 - 10:44

08/02/12 - 10:39

08/02/12 - 08:55

08/02/12 - 08:25

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

06/02/12 - 12:36

06/02/12 - 12:20

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 56 kali

dibaca 53 kali

dibaca 53 kali

dibaca 51 kali

dibaca 49 kali

free counters