maiwanews latar
maiwanews tulisan


BPK Serahkan Data Bank Century kepada Panitera PN Jakarta Pusat

Jakarta – Panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat telah menerima seluruh salinan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) dalam pemeriksaan investigasi BPK RI atas kasus Bank Century yang diminta Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR RI, di Kantor Pusat BPK RI Jakarta, pada hari ini, Senin (15/2). Salinan KKP tersebut diserahkan oleh Kepala Auditorat II. C BPK RI Suryo Ekowoto Suryadi kepada panitera PN Jakarta Pusat, Wuryanto. Penyerahan ini menandakan bahwa seluruh dokumen pemeriksaan investigasi kasus Bank Century yang diminta oleh Pansus Hak Angket DPR RI untuk mendukung kelancaran penyelesaian tugasnya, sudah diserahkan seluruhnya.
Sesuai dengan Berita Acara Penyalinan No. 01/KHUSUS/2010.EKS tanggal 15 Februari 2010, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan telah melakukan penyalinan sesuai asli KKP BPK terkait pemeriksaan investigasi kasus Bank Century. Kertas kerja yang disalin adalah terdiri dari (1) KKP BPK terhadap BI, KSSK, LPS, PT Bank Century; (2) KKP pemeriksaan investigasi lanjutan atas aliran dana FPJP dan PMS.

Pansus, BPK, dan Panitera PN Jakarta Pusat sepakat bahwa bentuk penyalinan tersebut adalah meng-copy dokumen. Dokumen yang diminta oleh Pansus adalah dokumen/folder KSSK (73 dokumen), Bank Indonesia (37 dokumen), dan LPS (19 dokumen), atau berjumlah 129 dokumen. Penyalinan mulai dilakukan pada Kamis, 11 Februari 2010, setelah pertemuan yang dilakukan oleh Pimpinan dan Anggota BPK, Pimpinan dan Anggota Pansus, serta Panitera PN Jakarta Pusat membahas proses penyalinan KKP. (bpk.go.id)

Artikel Lainnya:

  1. Sanksi Bank Indonesia Kepada Citibank
  2. Rencana Road Show Pansus Century
  3. Yusuf Kalla Berterimakasih Kepada Kapolri
  4. Sri Mulyani Bantah Ada Kerugian Negara Dalam Bailout Century
  5. Pansus Century Bekerja Lagi 5 Januari

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

KRKJP Nilai Izin Terbang Lion Air Harus Dicabut
maiwanews - Koalisi Rakyat Konsumen Jasa Penerbangan (KRKJP) menilai izin terbang Lion Air sudah seharusnya dicabut. Pernyataan itu menyusul

Mau Jadi Pengurus DPW BM PAN Sulsel?
maiwanews - Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPW BM PAN) Sulawesi Selatan membuka ruang kepada kaum muda Sulawesi Selatan

5 Pesan SBY Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
maiwanews - Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jl Medan Merdeka, Jakarta, Minggu 5 Februari 2012, Presiden

Kapal Perang Iran Berlabuh di Dermaga Saudi
maiwanews - Kapal perang Republik Islam Iran berlabuh di pelabuhan Saudi. Komandan Angkatal Laut Iran mengatakan kapal perang armada ke-18 berlabuh

Pondok Pesantren Ali Maksum Yogya Beri Pelatihan Wirausaha
maiwanews - Salah satu pondok pesantren di Yogyakarta, Ali Maksum, membekali para santrinya dengan ilmu bidang kewirausahaan. Kebijakan itu diambil

Ungguli Guinea, Pantai Gading ke Semi Final Piala Afrika
maiwanews - Kandidat juara piala Afrika, Pantai Gading menang dengan skor meyakinkan, 3-0, atas lawannya, Guinea Khatulistiwa, di Nuevo Estadio de

Kiat Buruh Menyiasati Keterbatasan Penghasilan
maiwanews - Pemerintah mengalami dilema dalam mejembatani dua kepentingan antara buruh dan pengusaha. Di satu sisi keberadaan pengusaha penting untuk

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

03/02/12 - 16:42

03/02/12 - 15:41

03/02/12 - 12:37

03/02/12 - 11:14

03/02/12 - 08:38

03/02/12 - 07:48

03/02/12 - 05:38

02/02/12 - 15:03

02/02/12 - 15:02

02/02/12 - 13:35

02/02/12 - 08:55

02/02/12 - 05:53

02/02/12 - 05:27

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 38 kali

dibaca 36 kali

dibaca 34 kali

dibaca 33 kali

dibaca 32 kali

free counters