maiwanews latar
maiwanews tulisan


Dapat Rapor Merah, PAN Bela Patrialis Akbar

patrialis akbarmaiwanews – Setelah mendapat rapor merah dari hasil evaluasi UKP4 Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pemerintah (UKP4), ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Asman Abnur membela kadernya, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar.

Menurut Asman, evaluasi kinerja kementerian yang dilakukan oleh UKP4 masih terlalu dini. Karena menurutnya, kabinet baru berjalan kurang dari satu tahun. “Pak Patrialis itu sudah kerja siang malam, sampai turun ke lapangan. Tapi masa kerjanya memang masih singkat,” ujar Asman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 15 Juli 2010.

Ia menambahkan, hambatan di Kementerian Hukum sangat mungkin bukan datang dari sosok Patrialis sebagai menteri, melainkan karena beberapa pekerjaan merupakan peninggalan masa lalu (menteri sebelumnya) yang belum selesai.

Namun begitu, PAN mengaku tidak khawatir dengan rapor merah yang diterima oleh salah satu menterinya itu. “Yang penting bukti kerjanya di lapangan. Terbukti, menteri-menteri PAN terbilang bagus-bagus di lapangan,” kata Asman.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu ketua DPP PAN itu  mendapat rapor merah karena ia belum berhasil mencapai target yang dipogramkan, yakni membangun 19 lapas baru.

Atas penilaian itu, Patrialis beralasan, program pembangunan 19 lapas tersebut belum dapat dilakukan karena DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) yang belum turun dari Kementerian Keuangan.

Selain Kementerian Hukum dan HAM, dua kementerian lainnya yang mendapat rapor merah adalah Kementerian Komunikasi dan Informasi serta Kementerian Pekerjaan Umum.

Artikel Lainnya:

  1. Patrialis: Nazaruddin Pakai Paspor Asli Milik Saudaranya
  2. Patrialis: Pers Liput ke Penjara Harus Izin
  3. Pernyataan Patrialis tak Akan Pengaruhi Kinerja KY
  4. 63.188 Napi Dapat Remisi, 4.788 Langsung Bebas
  5. Rapor Merah SBY-Boediono Dalam Pemberantasan Korupsi

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Nampaknya Ical Sudah Menemukan Sosok Cawapres
maiwanews - Dalam seminar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012, Ketua Umum DPP

Lawan Persema, Persebaya Tampil Tanpa Andik
maiwanews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persema Malang Minggu 12 Fembruari 2012 nanti. Pada pertandingan Indonesia Premier

Indonesia Akan Beli 8 Helikopter Serang Apache
maiwanews -Pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Setelah mewacanakan akan membeli 100 buah tank berat

Dana Pembelian Pesawat Kepresidenan Dari APBN
maiwanews - Sekertaris Kementerian Sekretaris Negara (Sesmensetneg), Lambock V. Nahattands, Kamis 9 Februari 2012 di Jakarta menegaskan dana

Pungli dan Korupsi Gerogoti Sektor Industri
maiwanews - Ekonomi Indonesia saat ini tumbuh dengan biaya tinggi, karenanya tidak memberi dampak signifikan bagi rakyat. Tingginya biaya ekonomi

Kasus Rawa Tripa, WALHI Siapkan Saksi Ahli
maiwanews - Dalam sidang gugatan WALHI Aceh terhadap Gubernur Aceh atas penerbitan surat izin pembukaan lahan di Rawa Tripa Rabu 8 Februari 2012 di

Empat Motor Yamaha Raih Penghargaan Top Brand Award
maiwanews - Empat motor Yamaha di tiga kategori berhasil meraih penghargaan Top Brand Award. Penghargaan itu telah diraih selama lima tahun

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

09/02/12 - 13:56

08/02/12 - 14:26

08/02/12 - 13:56

08/02/12 - 11:02

08/02/12 - 10:44

08/02/12 - 10:39

08/02/12 - 08:55

08/02/12 - 08:25

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

06/02/12 - 12:36

06/02/12 - 12:20

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 56 kali

dibaca 54 kali

dibaca 53 kali

dibaca 51 kali

dibaca 49 kali

free counters