Deklarasi Mallarangeng: Kemenangan 21 % Belum Cukup Tahan Badai
Jakarta – Acara deklarasi pencalonan Andi Alfian Mallarangeng sebagai Ketua Umum Partai Demokrat berlangsung meriah. Sejumlah pengurus DPP, tokoh politik, dan menteri PD nampak hadir dalam deklarasi yang dilangsungkan di Wisma Proklamasi, Jl. Proklamasi 41 Jakarta Pusat, minggu, 28 maret 2010.
Mengawali deklarasi resmi sebagai calon Ketua Umum PD pada kongres PD 21-23 Mei di Bandung yang ditandai dengan pemukulan kentongan, andi Mallarangeng terlebih dahulu meyampaikan pidato politik.
Dalam pidatonya, Menteri Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Dua tersebut mengatakan behwa kecintaan kepada partai merupakan bentuk kecitaan kepada bangsa dan negara, itulah yang mendasari pria asal Makassar itu maju sebagai calon Ketum PD.
Menurutnya, Partai Demokrat harus menetapkan diri sebagai partai tengah, karena partai tengah adalah pemihakan politik dan partai tengah adalah visi tentang pembangunan. Karena di tengahlah terdapat para pemilih moderat yang jumlahnya mayoritas dari seluruh pemilih.
Mallarangeng kembali menegaskan target kemenangan PD mendatang sebesar 30 % untuk kemudian menuju target kemenangan 50 % karena menurutnya, kemenangan 21 % yang telah dicapai saat ini ternyata belum cukup untuk menahan badai.
Badai yang dimaksud Andi Mallarangeng adalah pengalaman PD mengahadapi kasus Century, dimana PD tidak mampu membendung rekomendasi DPR yang mengatakan bahwa terdapat pelanggaran dalam kebijakan bailout Century.
Dimana dalam rekomendasi itu juga menyebutkan Mantan Ketua KSSK yang sekarang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawaty dan Mantan Gubernur BI yang sekarang Wakil Presiden RI Boediono yang paling bertanggungjawab atas kasus Century itu.
Artikel Lainnya:





