Diculik di Afghanistan, Palang Merah Internasional Minta Stafnya Dibebaskan

Mobil ICRC di Jenewa (Foto: Adulith)

maiwanews – Palang Merah Internasional menyerukan agar dua orang stafnya dibebaskan. Laporan VoA Sabtu 18 Februari menyebutkan seruan itu menyusul penculikan keduanya bulan Februari ini.

Kepala Keamanan Palang Merah Internasional Monica Zanarelli dalam pernyataannya menghimbau rasa kemanusiaan penculik dan meminta rekan-rekannya segera dibebaskan tanpa syarat dalam keadaan selamat.

Kepada pihak berwenang dan kelompok bersenjata di Afganistan Utara, Zanarelli meminta agar membantu upaya pembebasan. Otoritas Afghanistan mengaku telah berupaya mencari lokasi korban penculikan.

Dua orang staf Palang Merah diculik di Afganistan saat ikut dalam konvoi Palang Merah Internasional Rabu 8 Februari. Sebuah kelompok menyergap konvoi yang membawa makanan ternak bagi petani miskin di provinsi Jowzjan, Afghanistan Utara.

Selain menculik dua staf, penyergap juga membunuh enam pegawai Palang Merah Internasional. Pejabat keamanan Afganistan mengatakan belum diketahui kemana korban penculikan dibawa.

Karena situasi keamanan tidak kondusif, Komite Internasional Palang Merah (International Committee of the Red Cross / ICRC) Kamis 9 Februari telah menghentikan kegiatan sosial di negara tersebut. (*)