DPR: Penanganan Kabut Asap Baru Serius Setelah Ditangani Luhut

maiwanews – Meski banyak ditentang termasuk dari Wapres Jusuf Kalla, sejumlah anggota DPR tetap menggulirkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Kebakaran Hutan dan Lahan yang menyebabkan bencana kabut asap.

Mendukung pembentukan Pansus Asap, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, Pansus diperlukan dalam rangka membantu agar pemerintah lebih kuat dan lebih baik dalam menangani kabut asap.

Alasannya kata Agus, Pansus bisa memanggil perusahaan, membantu penyelidikan, memberi masukan ke pemerintah, termasuk memberikan masukan kepada aparat penegak hukum sehingga penanganan kabut asap bisa lebih konprehensif.

Dikatakan Agus, seharusnya keberadaan Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup sudah cukup membantu. Namun faktanya kata dia, penanganan kabut asap belum selesai juga karena sinergisitas pemerintah dalam menangani kabut asap masih belum terlihat serius.

Penanganan kabut asap sambung politisi Partai Demokrat ini, baru terlihat serius sejak penanganannya dikoordinasi oleh Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan, namun sayangnya terlambat.

“Pemerintah serius karena dikoordinir oleh Menkopohukam. Ramai-ramai, ada Menkopulhukam, Menteri Kehutanan, Menkes, pake heli tapi nggak sampe (heli tidak bisa mendarat), karena ini penanganan telat (kabut sudah terlanjur parah),” kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Seandainya sejak awal penanganan kabut asap ditangani serius tambah Agus, persoalannya tidak akan sampai seperti ini. Untuk itu kata dia lagi, maka diperlukan Pansus agar penangan kabut asap bisa ditingkatkan dengan lebih baik.