Hanya 43 Juta Hektar Hutan Indonesia yang Masih Baik
Pausuruan – Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan mengatakan, dari 130 juta hektar hutan di Indonesia, hanya 43 juta hektar yang kondisinya masih baik yakni dalam kondisi subur dan lebat. 40 juta hektar dari keseluruhan hutan
Indonesia itu telah mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Luas hutan kita itu 130 juta dan yang masih bagus orisinil atau primer hanya 43 juta,” kata Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan kepada wartawan usai penganugerahan Wanalestari di Pusat Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna, Desa Sukorejo, Pasuruan, Rabu, 5 Mei 2010.
Keseluruhan hutan yang rusak tersebut, 2 juta hektar diantaranya rusak karena alih fungsi hutan menjadi pertambangan. Alih fungsi menjadi pertambangan seperti yang terjadi di Kalimantan dan Bangka itu merupakan hasil perbuatan para mafia. “Saya lihat di kawasan Kalimantan, Bangka ada lubang menganga besar bekas digunakan untuk pertambangan,” jelas Zulkifli.
Zulkifli menambahkan, untuk jumlah hutan bekas HPH sebanyak 48 juta hektar. Sedangkan untuk jumlah luas hutan yang benar-benar sudah rusak seluas 40 juta hektar. “Oleh karena itu, kalau ada bencana itu pasti, karena lingkungannya sudah rusak,” imbuhnya.
Untuk itu, kementerian kehutanan terus menggalakkan program menanam 1 miliar pohon dengan meminta bantuan kepada semua pihak termasuk perusahaan yang bergerak di bidang apa saja. “Untuk target 1 miliar sangatlah terbatas karena dananya berasal dari APBN. Karena itu, ayo semuanya ikut mensukseskan program ini dengan ikut menanam termasuk seluruh perusahaan,” demikian Menhut.
Soal kerusakan hutan yang makin mengkhawatirkan itu, Presiden SBY sebelumya telah memerintahkan aparat hukum termasuk kepada Satgas Antimafia Hukum untuk secara serius memberantas mafia kehutanan dan illegal logging. Termasuk instruksi untuk mengkaji ulang beberapa putusan pengadilan yang memvonis pelaku ullegal logging dengan hukuman ringan.
Artikel Lainnya:





