maiwanews latar
maiwanews tulisan


Minggu Pertama Puasa

Harga Kebutuhan Pokok Terus Merangkak Naik

BOJONEGORO – Dua hari terahir di minggu pertama bulan Ramdhan, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bojonegoro kembali mengalami kenaikan. Diduga, hal ini dipicu karena belum digelarnya operasi pasar murni (OPM) di wilayah Bojonegoro dan kondisi cuaca yang tidak menentu selama seminggu belakangan.

Lilik (28) pedagang sembako dipasar Banjarejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro mengaku bahwa sebagian harga sembako mengalami kenaikan sejak dua hari lalu.

“Hampir semua kebutuhan harganya naik mulai dua hari ini, mungkin karena sampai saat ini belum ada OPM. Soalnya, setelah selesai OPM digelar, seperti tahun lalu, harga kebutuhan pokok di Bojonegoro cenderung stabil,” katanya.

Beberapa kebutuhan yang meningkat harganya antara lain beras, minyak goreng, tepung dan sebagainya. Beras untuk kulitas biasa, biasanya seharga Rp5.300 sekarang naik menjadi Rp5.800 per kg. Sedangkan untuk kualitas medium juga naik sebesar Rp300 dari harga sebelumnya Rp6.500 per kg.

Sementara untuk beras kualitas bagus naik antara Rp700-800 per kg dari harga sebelumnya Rp7 ribu per kg. Sedangkan untuk minyak goreng curah, yang biasanya seharga Rp 8.700 kini menjadi Rp8.850 per kg.

“Demikian halnya harga tepung terigu kualitas biasa yang mengalami kenaikan sebesar Rp10 ribu per sak.Biasanya Rp105 ribu, sekarang Rp115 ribu,” kata Lilik.

Demikian halnya yang disampaikan Aminah (35) pedagang sembako di pasar Besar
Bojonegoro. Menurutnya, sebagian harga sembako mengalami kenaikan dalam dua hari ini.

Misalnya, tepung kualitas biasa seharga Rp 4,5 ribu, kini naik sebesar Rp 500 per kg. Sedangkan untuk tepung kulitas bagus yang biasanya seharga Rp6.500 kini, naik Rp200 per kg.

“Namun, telor ayam dan gula putih mengalami penurunan harga. Telor yang biasanya Rp14.500 per kg kini menurun Rp1000 per kg. Begitu juga dengan gula putih turun Rp1000 per kg dari harga dua hari sebelumnya Rp10.500,” ungkapnya.

Diperkirakan, kenaikan harga kebutuhan pokok ini akan terus terjadi sampai minggu terahir bulan Ramadhan. Bahkan, ada tak jarang terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok dari awal Ramadhan seperti ini sampa selesai lebaran.

Artikel Lainnya:

  1. Efek Stop Impor, Harga Sapi Lokal Mulai Membaik
  2. Suzuki AFF Cup 2010: Harga Tiket Semifinal Naik
  3. Akibat Cuaca Buruk Harga Sembako Naik
  4. Harga Terus Merosot Petani Bojonegoro Pilih tak Jual Gabah
  5. Naik, Harga Pertamax di Jakarta Rp. 6.500/Liter

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Nampaknya Ical Sudah Menemukan Sosok Cawapres
maiwanews - Dalam seminar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012, Ketua Umum DPP

Lawan Persema, Persebaya Tampil Tanpa Andik
maiwanews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persema Malang Minggu 12 Fembruari 2012 nanti. Pada pertandingan Indonesia Premier

Indonesia Akan Beli 8 Helikopter Serang Apache
maiwanews -Pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Setelah mewacanakan akan membeli 100 buah tank berat

Dana Pembelian Pesawat Kepresidenan Dari APBN
maiwanews - Sekertaris Kementerian Sekretaris Negara (Sesmensetneg), Lambock V. Nahattands, Kamis 9 Februari 2012 di Jakarta menegaskan dana

Pungli dan Korupsi Gerogoti Sektor Industri
maiwanews - Ekonomi Indonesia saat ini tumbuh dengan biaya tinggi, karenanya tidak memberi dampak signifikan bagi rakyat. Tingginya biaya ekonomi

Kasus Rawa Tripa, WALHI Siapkan Saksi Ahli
maiwanews - Dalam sidang gugatan WALHI Aceh terhadap Gubernur Aceh atas penerbitan surat izin pembukaan lahan di Rawa Tripa Rabu 8 Februari 2012 di

Empat Motor Yamaha Raih Penghargaan Top Brand Award
maiwanews - Empat motor Yamaha di tiga kategori berhasil meraih penghargaan Top Brand Award. Penghargaan itu telah diraih selama lima tahun

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

09/02/12 - 13:56

08/02/12 - 14:26

08/02/12 - 13:56

08/02/12 - 11:02

08/02/12 - 10:44

08/02/12 - 10:39

08/02/12 - 08:55

08/02/12 - 08:25

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

06/02/12 - 12:36

06/02/12 - 12:20

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 56 kali

dibaca 53 kali

dibaca 53 kali

dibaca 51 kali

dibaca 49 kali

free counters