maiwanews latar
maiwanews tulisan


Hasil Eksaminasi Jaksa Kasus Gayus Diteruskan ke Jamwas

Jakarta – Hasil Tim Eksaminasi Kejaksaan yang dibentuk Kejaksaan Agung beberapa hari lalu terhadap sembilan Jaksa yang menangani kasus Gayus akan diserahkan kepada Jamwas untuk dilakukan pemeriksaan fungsional, apakah dalam penanganan kasus Gayus terdapat pelanggaran tindak pidana.

Menurut ketua tim eksaminasi Suroso, tim yng dipimpinnya hanya menangani dugaan pelanggaran administrasi saja, sedangkan yang berwenang memeriksa adanya dugaan pelanggaran tindak pidana terhadap Jaksa yang menangani kasus Gayus Tambunan adalah Jamwas.

Hal itu disampaikan Suroso dalam jumpa pers yang di Gedung Kejaksaan Agung, Jl. Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Maret 2010.

“Penilaian apakah di dalam penanganan itu ada faktor-faktor yang mengarah kepada tindak pidana yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), itu nanti hasil pemeriksaan pengawasan (Jamwas),” kata Suroso.

Dikatakan Suroso, hari ini Selasa/30/03/2010) Jaksa Agung telah memerintahkan agar hasil eksaminasi diserahkan kepada Jamwas untuk dilakukan pemeriksaan fungsional. Dan penilaian tentang adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan jaksa dalam kasus ini tergantung pada pemeriksaan Jamwas.

9 orang jaksa yang diperiksa Tim Eksaminasi terkait penanganan kasus Gayus Tambunan adalah jaksa peneliti Cirus Sinaga, Fadil Regan, Eka Kurnia Sari, Ika Syafitri, jaksa penuntut umum dari Kejari Tangerang Nazran Azis, Kepala Kejari Tangerang Suyono, Kasi Pidum Kejari Tangerang Irfan Jaya Azis, Aspidum Kejati Banten, dan mantan Direktur Prapenuntutan Poltak Manulang.

Jaksa Cirus Sinaga bersama tiga orang Jaksa lainnya yakni Fadil Regan, Eka Kurnia, dan Ika Syafitri, sebelumnya mengancam akan melaporkan Susno Duadji ke Polisi atas tuduhan pencemaran nama baik terkait tuduhan Jaksa menerima suap Rp. 9 miliar dari Gayus, namun tidak diizinkan oleh Jaksa Agung sebelum dilaksanakan pemeriksaan oleh Tim Eksaminasi.

Jaksa Cirus Cinaga adalah Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pernah menuntut mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Antasari Azhar terkain pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasruddin Zulkarnain dengan tuntutan hukuman mati di PN Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Artikel Lainnya:

  1. Buyung: Plt Jaksa Agung Lindungi Cirus Sinaga
  2. Jaksa Pemeras Berkesempatan Membela Diri
  3. Sanksi Jaksa Kasus Gayus Tambunan Cuma Surat Teguran
  4. Tindak Lanjut Rekomendasi Tim Eksaminasi Perkara Tindak Pidana Gayus H Tambunan
  5. Kasus Gayus: Jaksa Agung Bersikap Jauh Lebih Maju

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Nama Korban Tewas Kecelakaan Bus di Cisarua
maiwanews - Hingga saat ini, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan bus Karunia Bhakti di Cisarua, kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat telah

Gelar Pahlawan Untuk Soeharto Dinilai Sah
maiwanews - Mantan Presiden Indonesia, Soeharto, dinilai layak mendapat gelar sebagai pahlawan nasional. Mahkamah Konstitusi (MK) dalam uji materi 9

Nampaknya Ical Sudah Menemukan Sosok Cawapres
maiwanews - Dalam seminar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012, Ketua Umum DPP

Lawan Persema, Persebaya Tampil Tanpa Andik
maiwanews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persema Malang Minggu 12 Fembruari 2012 nanti. Pada pertandingan Indonesia Premier

Indonesia Akan Beli 8 Helikopter Serang Apache
maiwanews -Pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Setelah mewacanakan akan membeli 100 buah tank berat

Dana Pembelian Pesawat Kepresidenan Dari APBN
maiwanews - Sekertaris Kementerian Sekretaris Negara (Sesmensetneg), Lambock V. Nahattands, Kamis 9 Februari 2012 di Jakarta menegaskan dana

Pungli dan Korupsi Gerogoti Sektor Industri
maiwanews - Ekonomi Indonesia saat ini tumbuh dengan biaya tinggi, karenanya tidak memberi dampak signifikan bagi rakyat. Tingginya biaya ekonomi

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

09/02/12 - 14:29

09/02/12 - 14:21

09/02/12 - 13:56

08/02/12 - 14:26

08/02/12 - 13:56

08/02/12 - 11:02

08/02/12 - 10:44

08/02/12 - 10:39

08/02/12 - 08:55

08/02/12 - 08:25

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 87 kali

dibaca 58 kali

dibaca 56 kali

dibaca 53 kali

dibaca 49 kali

free counters