Ikut Tax Amnesty, Fahri Heran Disebut Terlibat Kasus Perpajakan

maiwanews – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan sengaja menggunakan data perpajakan dalam kasus dugaan suap pajak untuk menyerang dirinya.

Fahri mengau dirinya bersih dari persoalan pajak terlebih setelah mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty) yang digagar pemerintah. Karena itu Fahri heran jika dirinya disebut terlibat kasus pajak.

“Kenapa KPK menyeret ranah perpajakan ke ruang sidang? Apalagi kepada orang yang seperti saya sudah ikut tax amnesty,” kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Falsafah tax amnesty sambung politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, adalah menghapus dosa-dosa pajak yang terjadi di masa lalu.

Namun jika pajak ingin dipakai untuk mengkriminalisasi dirinya lanjut Fahri, ia siap buka-bukaan dan membongkar tuntas persoalan pajak masa lalu termasuk pajak Pimpinan KPK, pejabat-pejabat yang bekerja dan yang berafiliasi dengan KPK.

Sebelumnya, saat bersaksi, Direktur Penegakan Hukum Ditjen Pajak, Dadang Suwarna, yang menjadi saksi untuk Handang, membenarkan catatan pada nota dinas yang ditunjukkan jaksa yang mencantumkan sejumlah nama wajib pajak, baik berupa perorangan maupun korporasi.

Dua di antaranya adalah wajib pajak atas nama Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Fahri diduga menyampaikan SPT Tahunan PPh orang pribadi yang isinya tidak benar atau tidak lengkap, untuk tahun pajak 2013-2014 ke KPP Pratama Jakarta Pesanggrahan.

Seperti diketahui, Fahri dan Fadli merupakan dua politisi yang sangat kritis terhadap pemerintah yang dipimpin Joko Widodo (Jokowi) termasuk terhada KPK.