Iran Kecam Serangan Teroris Manchester

maiwanews – Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk serangan bom bunuh diri di Manchester Inggris serta menyerukan aksi bersama melawan kekerasan dan terorisme dari ideologi ekstremis dan Takfiri. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Qassemi Selasa 23 Mei menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serangan teroris di Manchester Arena Senin 22 Mei malam.

Qassemi mengatakan Iran yakin serangan di Manchester dan sebuah serangan teroris di perbatasan Iran dengan Pakistan akhir April berakar pada ideologi yang sama terkait tindakan kekerasan dan tidak manusiawi.

Semua negara menjadi korban ideologi radikal dan ideologi Takfiri harus bergandengan tangan untuk melakukan tindakan serius, terarah, dan tulus melawan terorisme, ungkap Qassemi.

Koalisi palsu melawan terorisme atau upaya untuk menyesatkan masyarakat atas asal-usul ekstremisme hanya menghasilkan penyebaran kanker teroris di seluruh dunia. Terorisme hanya akan bisa dihapuskan melalui tekad keras dan mekanisme komprehensif tanpa standar ganda, Qassemi menambahkan.

Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam ucapan belasungkawa bagi para korban dan keluarganya, menyebut serangan itu sebagai “serangan teroris menjijikkan”. Pasca kejadian, May dan pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn sepakat untuk menangguhkan kampanye jelang pemilihan 8 Juni di Inggris.

Ledakan di luar Manchester Arena terjadi Senin 22 Mei malam di akhir pertunjukan musik bintang pop Ariana Grande pukul 10.30 waktu setempat. Juru bicara perusahaan rekaman menyatakan Ariana Grande dalam keadaan baik-baik saja. Wakil ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Arya Bhaswara mengatakan dua mahasiswi Indonesia di Manchester dipastikan selamat. (Tasnim/dbs)