Jazuli Juwaini: Indonesia Darurat LGBT

Jazuli Juwaini (Foto: Iwan Armanias/hr/DPR)

maiwanews – Anggota Komisi I DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Jazuli Juwaini menegaskan pelaku kauss prostitusi kaum gay sangat memprihatinkan dan membahayakan generasi bangsa. LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) jelas bertentangan dengan Pancasila, konstitusi, dan peraturan perundangundangan dimana nilai-nilai agama, budaya luhur, dan perikemanusiaan dijunjung tinggi.

Pesta seks sesama jenis dikatakan Jazuli sangat memprihatinkan, semua pihak harus waspada jangan sampai menular kepada generasi bangsa. Menurutnya, jika virus ini menyebar kepada anak-anak, maka akan rusak generasi penerus.

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan persnya Selasa 23 Mei menanggapai penggerebekan kegiatan prostitusi kaum gay (Pesta Seks Homoseksual LGBT) oleh Resmob Polres Jakarta Utara Minggu 21 Mei di sebuah ruko daerah Kelapa Gading. Dari penggerebekan kegiatan bernama “THE WILD ONE” itu aparat mengamankan 141 orang pelaku terduga pelanggar UU No 4 Th 2008 tentang Pornografi. Atas kinerja tersebut, Jazuli mengapresiasi kinerja aparat kepolisian.

Kerjasama dengan elemen masyarakat harus ditingkatkan agar bisa dilakukan deteksi dan cegah dini atas perilaku menyimpang. Dibutuhkan kerjasama dari pemerintah baik pusat maupun daerah, aparat penegak hukum, ormas/LSM, tokoh masyarakat, alim ulama serta seluruh komponen masyarakat untuk mencegah becana sosial akibat perilaku menyimpang kaum homoseksual ini demi menyelamatkan generasi bangsa.

Menurut Jazuli, adanya perilaku LGBT menandakan semakin penting ditanamkan nilai Pancasila, khususnya nilai agama sebagai amanat sila pertama. (DPR)