JICA Bantu Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Jaringan Air di Provinsi Balqa

maiwanews – apan International Cooperation Agency (JICA) Senin 14 Agustus menandatangani sebuah perjanjian hibah dengan Kerajaan Hashemite Yordania di Amman untuk memberikan bantuan hibah sebesar 1.391 miliar yen untuk Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Jaringan Air di Provinsi Balqa.

Proyek ini akan meningkatkan dan memperluas jaringan air di Distrik Ain al-Basha, Provinsi Balqa, untuk memperbaiki tekanan air, memperpanjang jam pasokan air, memperbaiki kualitas air, mengurangi kehilangan air, membuat konsumsi energi menjadi lebih efisien dan meningkatkan layanan bidang pemenuhan kebutuhan air.

75 persen wilayah di Yordania beriklim gurun pasir dan menerima hujan kurang dari 200 milimeter per tahun. Ketersediaan air per kapita termasuk yang terendah dibanding negara lain di dunia. Menggunakan sumber daya air dalam jumlah terbatas secara efektif dan adil di Yordania merupakan tantangan tersendiri. Diperlukan beberapa perbaikan mengingat besarnya beban pada fasilitas pasokan air, ditambah lagi peningkatan populasi cukup tinggi dengan masuknya pengungsi dari Suriah (sekitar 660.000 orang pada Juli 2017 menurut United Nations High Commissioner for Refugees).

Meskipun lebih dari 100.000 pengungsi Palestina tinggal di wilayah sasaran proyek tersebut dan cepatnya peningkatan populasi karena masuknya pengungsi Suriah, namun jaringan air baku dasar belum diperbaiki atau diperluas selama 25 tahun terakhir, bahkan kondisinya makin memburuk.

Akibatnya, kawasan ini menghadapi beberapa masalah seperti konsumsi daya berlebihan karena distribusi air tidak efisien, dan kualitas air buruk disebabkan keausan dan korosi pada pipa air.

Proyek ini akan memperbaiki jaringan air di Provinsi Balqa bersamaan dengan Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Jaringan Air di Provinsi Balqa. Diharapkan bahwa proyek ini akan mengurangi kekurangan air di Yordania dan memperbaiki keberlanjutan dan otonomi administrasi layanan air Otoritas Air Yordania. (JICA)