JK: Jangan Terlalu Banyak Dikaji, Naikkan Harga BBM
maiwanews – Mantan Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla mengusulkan agar pemerintah segera menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium ke harga ketika pertama kali dinaikkan yakni sebesar Rp6.000 per liter.
“Pemerintah jangan terlalu banyak pengkajian, mudah menaikkan harga BBM,” kata Jusuf Kalla usai acara Economic and Capital Market Outlook 2012 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis, 2 Febuari 2012.
Menurut JK, mengembalikan harga BBM jenis premiun ke harga asal yakni sebesar Rp6.000 bahkan Rp7.000, merupakan langkah yang paling gampang yang bisa dilakukan pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, dibanding opsi melakukan pembatasan.
Oleh karena itu menurutnya, pemerintah harus segera menaikkan harga BBM selambat-lambatnya 6 bulan ke depan karena besarnya beban subsidi BBM saat ini dinilai JK telah menghambat pembangunan ekonomi di Indonesia.
JK yakin, jika kenaikan harga BBM menjadi pilihan pemerintah, seluruh masyarakat akan menerimanya. JK memberi alasan, tidak ada faktor masyarakat miskin pada pengguna BBM.
“Di zaman saya tiga kali saya naikkan harga bensin, tidak ada orang yang marah,” kata JK yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).
Artikel Lainnya:




