Kapolri: Pembunuh Dodi di Pulomas, Spesialis Pencurian dengan Kekerasan

maiwanews – Polisi berhasil menggulung komplotan pelaku pembunuhan sadis di Pulomas. Ramlan Butarbutar, gembong pelaku pembunuhan Dodi sekeluarga, ternyata merupakan pemain lama dalam pencurian dengan kekerasan.

“Pemain lama, dia (Ramlan Butarbutar) dikenal kelompok spesialis 365 (pencurian dengan kekerasan),” ungkap Kapolri Jenderal Tito Karnavian di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016).

Tito menjelaskan, Ramlan Butarbutar residivis yang biasa malang melintang di Bekasi dan Pulogadung, termasuk pernah merampok rumah seorang WN Korea di kawasan Cibubur pada 2015 silam.

Menurut Tito, kelompok Ramlan memiliki ciri khas dalam setiap aksi kejahatannya. Ciri khas yang dimaksud Tito adalah selalu melakban dan mengikat korbannya.

Ciri lain kelompok ini sambung Tito, adalah beraksi di hari libur dan mencari rumah-rumah yang bisa aman untuk dimasuki seperti pagar yang terbuka.

Seperti diberitakan, selain menyergap Ramlan Butarbutar, polisi juga menangkap Erwin Situmorang, R alias Ucok, adik Ramlan. Ucok ditangkap karena diduga menyembunyikan Ramlan.

Dalam penyergapan pada Rabu siang, Ramlan Butarbutar tewas setelah ditembak di bagian kaki karena melakukan perlawanan. Sedangkan Erwin yang tertembak di bagian kaki, ditangkap polisi dalam keadaan hidup.

Dua orang anggota komplotan Ramlan lainnya yakni Yus Pane dan Sinaga masih diburu polisi.