Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Pil PCC

maiwanews – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus pil PCC (Paracetamol Caffeine dan Carisoprodol). Saat kasus pil PCC muncul di Kendari Sulawesi Tenggara, Kapolri Tito langsung mengeluarkan perintah untuk menelusuri dari mana asal obat tersebut. Hal itu disampaikan usai menyampaikan pidato ilmiah di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Sabtu 23 September.

Kapolri Tito melanjutkan, dari hasil penelusuran kasus narkoba (narkotika dan obat-obatan) di Kendari, diketahui bahwa salah satu sumber pil PCC berasal dari Purwokerto Jawa Tengah. Selain Purwokerto, ada juga dari Surabaya Jawa Timur. Tidak hanya menelusuri sumbernya, Kapolri Tito juga memerintahkan jajarannya melakukan operasi terhadap obat-obatan berbahaya lainnya.

Berdasarkan pengembangan kasus PCC di Cimahi dan Surabaya, hari Selasa 19 September lalu Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri dan Polres Banyumas menggerebek dua ruko (rumah toko) di Jalan Baturraden Pabuaran Purwokerto Utara Banyumas Jawa Tengah. Tempat itu dijadikan pabrik PCC dengan kapasitas produksi mencapai ratusan ribu butir dalam semalam. Di Banyumas, polisi mengamankan dua orang berinisial BP dan L.

Pabrik rumahan berada di ruko dua lantai, di tempat itu disiapkan 3 ruangan khusus untuk mencetak Pil PCC. Ruang produksi dilengkapi mesin pencetak dan dilapisi peredam suara. Ruangan lainnya disediakan untuk mesin boiler, mesin ini berguna untuk mencampurkan bahan baku pembuatan pil PCC. Selain itu masih ada ruangan lainnya untuk oven atau pengering pil PCC. (Polri/vi/ex/lm/rp)