maiwanews latar
maiwanews tulisan


Kasus Rawa Tripa, WALHI Siapkan Saksi Ahli

maiwanews – Dalam sidang gugatan WALHI Aceh terhadap Gubernur Aceh atas penerbitan surat izin pembukaan lahan di Rawa Tripa Rabu 8 Februari 2012 di PTUN Banda Aceh, pengacara WALHI Aceh menyampaikan dokumen bukti-bukti pelanggaran Gubernur Aceh dan PT Kalista Alam selaku tergugat II Intervensi. WALHI Aceh sudah menyiapkan saksi ahli untuk persidangan berikutnya.

Pengacara WALHI Aceh yang terdiri dari Jehalim Bangun, SH, Syafruddin, SH dan Nurul IkhSAN, SH, menyerahkan beberapa berkas dokumen kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Ketua PTUN Marbawi, SH. Dokumen tersebut terdiri dari fotokopi Surat Izin Gubernur Nomor 525/BP2T/5322/2011 Tentang Izin Usaha Perkebunan Budidaya, fotokopi Petisi Masyarakat 21 Gampong Dalam Kemukiman Tripa Bawah Dan Seuneuam, fotokopi Surat Kantor Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya No. 660/116/LHK/2009 tentang Persetujuan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL), dan berbagai dokumen lainnya.

Syafruddin menjelaskan bahwa berdasarkan dokumen UKL dan UPL milik PT Kalista Alam untuk perkebunan sawit dicantumkan bahwa kedalaman gambut pada lahan objek perkara adalah 2,7 meter hingga 3 meter lebih. “Bahwa gambut dengan kedalaman sedemikian oleh peraturan perundang-undangan dijadikan kawasan yang berfungsi lindung. Bukti ini juga membuktikan kebohongan dari Tergugat I dan Tergugat II yang mendalilkan bahwa kedalaman gambut di lahan lahan yang diizinkan oleh objek perkara hanya sedalam 0, 5-1 meter”, jelas Syafruddin.

Selain itu dalam UKL dan UPL disebutkan pada lahan objek perkara masih terdapat satwa-satwa yang dilindungi seperti orang hutan dan lain-lain. Syafruddin SH, menyebutkan bahwa bukti-bukti tersebut akan digunakan untuk memperkuat gugatan WALHI Aceh. “Selain bukti-bukti dokumen, kami juga telah mempersiapkan saksi ahli dan saksi dari masyarakat,”ujar Syafruddin, SH. Saksi ahli yang disiapkan adalah para pakar hutan gambut yang telah melakukan penelitian di hutan Rawa Tripa. “Secara akademis dan pengalaman, mereka telah terbukti, sehingga layak untuk jadi saksi ahli,”sambungnya.

Sayangnya dalam sidang hari ini, pihat tergugat I (Gubernur Aceh) baru menyerahkan duplik tanpa menyerahkan dokumen-dokumen pembuktian. Sedangkan pengacara tergugat II Intervensi (PT Kalista Alam) menyerahkan bukti-bukti berupa dokumen. Akibatnya untuk sidang Rabu depan masih diagendakan pemeriksaan bukti-bukti dokumen.

Artikel Lainnya:

  1. Kasus Rawa Tripa: PTUN Tolak Gugatan WALHI Aceh
  2. Kalista Alam Mengaku Tidak Merusak Alam Rawa Tripa
  3. Kasus Rawa Tripa: Kalista Alam Jadi Tergugat
  4. WALHI minta Hentikan Aktivitas di Rawa Tripa Banda Aceh
  5. Kasus Antasari, KY Akan Panggil Saksi Ahli

Beri Komentar

*
BERITA TERBARU

Indofex di Grand City Diikuti Merek Furniture Terkenal
maiwanews - Pameran furiture dan interior yang digelar di Exhibition Hall Gran City, Surabaya berlangsung mulai hari ini, Sabtu 19 Mei 2012. Pameran

Pergantian Direksi, Pilot Merpati Rencana Mogok
maiwanews - Pilot maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines berencana melakukan mogok terkait pergantian direksi Merpati. Hal itu disampaikan

Mas Kawin Anang-Ashanty Tanggal Pernikahan
maiwanews - Hari ini Sabtu 12 Mei 2012, penyanyi sekaligus pencipta lagu Anang Hermansyah dan penyanyi Ashanty resmi menjadi sepasang suami isteri.

Tim Evakuasi Korban Sukhoi Cari Korban di Atas Tali
maiwanews - Tim evakuasi korban jatuhnya pesawat penumpang Sukhoi Super Jet (SJ) 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak Bogor, Jawa Barat melakukan

4 Kantong Jenazah Tiba di RS Polri Kramat Jati
maiwanews - Sebanyak 4 kantong jenazah sudah tiba di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Ke-4 kantong tersebut sebelumnya tiba sekitar pukul 07.35

Debindo Gelar ‘Majapahit Travel Fair’ di Grand City
maiwanews - Sebuah ajang pameran pariwisata kembali digelar di Exhibition Hall, Garnd City Surabaya. Pameran berjudul 'Majapahit Travel Fair' (MTF)

Sukhoi Jatuh, Tim Evakuasi Siapkan 10 Ambulance
maiwanews - Tim evakuasi jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 di kawasan Gunung Salak Bogor, Jawa Barat menyiapkan sedikitnya 10 buah ambulance

BERITA SEBELUMNYA

10/05/12 - 02:14

06/05/12 - 10:20

05/05/12 - 19:42

03/05/12 - 13:01

02/05/12 - 16:36

02/05/12 - 12:31

01/05/12 - 13:22

01/05/12 - 11:49

30/04/12 - 18:46

30/04/12 - 17:12

30/04/12 - 10:43

27/04/12 - 19:02

27/04/12 - 13:30

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 110 kali

dibaca 99 kali

dibaca 92 kali

dibaca 75 kali

dibaca 74 kali

free counters