Kemenag DKI, BBPOM, dan LPPOM MUI Jalin Kerjasama Sertifikasi Halal

maiwanews – Demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan produk halal, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DKI Jakarta menjalin kerjasama bidang sertifikasi halal dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta serta Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Penandatanganan kesepakatan kerjasama sertifikasi halal ketiga lembaga tersebut dilakukan di Ruang Rapat Balai Besar POM Jakarta, Kamis 29 Desember. Kepala BBPOM Jakarta, Dewi Prawitasari dalam sambutannya pada acara tersebut menekankan pentingnya pangan dan produk yang baik dan halal bagi masyarakat. Menurut Dewi, sinergi ketiga pihak penting karena masing-masing bisa berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dewi kemudian menguraikan peran masing-masing pihak. BBPOM Jakarta sesuai kewenangannya akan mengawal sisi thoyyibah (kualitas) suatu pangan atau produk. Sementara LPPOM MUI akan menangani proses sertifikasi halalnya. Adapun Kanwil Kemenag DKI Jakarta, berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kategori Halal.

Adapun Kakanwil Kemenag DKI Jakarta, Abdurrahman, mengatakan sertifikasi halal merupakan bentuk kehadiran negara untuk menjamin masyarakat mendapatkan pangan dan produk yang baik dan halal. Sertifikasi halal bukan hanya berguna bagi umat muslim, tapi juga bagi seluruh masyarakat apapun agamanya.

“Kanwil Kemenag DKI Jakarta siap untuk melakukan sosialisasi mengenai pentingnya pangan dan produk halal. Hal ini merupakan bentuk dari tanggung jawab Kanwil Kemenag DKI Jakarta untuk lebih dekat melayani umat”, jelasnya.

Sedangkan Direktur LPPOM MUI, Osmena Gunawan. mengatakan bahan konsumsi yang baik dan halal bukan hanya kebutuhan ummat muslim, tapi juga merupakan kebutuhan seluruh manusia. Lebih lanjut Osmena mengungkapkan dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama ini, diharapkan proses sertifikasi halal di Jakarta semakin optimal. Dengan begitu, Jakarta sebagai ibukota negara dapat menjadi halal destination city bagi warganya dan bagi turis lokal maupun mancanegara. (Kemenag/ilm/fk/mkd)