Ketatnya Pengamanan Final Piala Presiden di Gelora Bung Karno

maiwanews – Final Piala Presiden antara Persib Bandung melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta berlangsung Minggu (18/10/2015).

Polda Metro Jaya menerapkan menerapkan sistem keamanan di wilayahnya pada tingkat tertinngi yakni Siaga I selama tiga hari yakni Sabtu, Minggu hingga Senin (19/10/2015).

Di kawasan GBK yang menjadi pusat terkonsentrasinya massa, pengamanan oleh tim gabungan baik dari Polri maupun TNI dilakukan dengan sangat ketat.

Sejumlah kendaraan taktis dan penghalau massa sudah disiagakan sejak Minggu pagi. Kodam Jaya menyiagakan sejumlah mobil Panser dan Mobil Komodo, sementara Polda Metro Jaya menurunkan beberapa mobil penghalau massa.

Sementara dari sisi pasukan, sebanyak 9.000 personil gabungan yang terdiri dari dari Polda Metro Jaya, Kodam V Jaya, Brimob Polri, dan Sabhara Polda Metro disiagakan di beberapa titik di GBK.

“Gabungan dari Polda Metro Jaya, Kodam V Jaya, Brimob Polri, dan Sabhara Polda Metro,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo di GBK, Minggu (18/10/2015).

Sebelumnya, polisi telah menangkap puluhan orang terkait sejumlah aksi anarkis di beberapa titik sekitar Jakarta termasuk yang terakhir berupa upaya provokasi terhadap Bobotoh oleh puluhan pemuda tanggung di kawasan GBK.

Selain itu, polisi juga menyita 30 sepeda motor usai kejadian upaya penyerangan mobil plat D di kawasan Pondok Gede pada Minggu (18/10/2015) dinihari. Dalam kejadian itu, mobil dinas Kapolres Jakarta Timur malah jadi sasaran kemarahan pelaku anarkis.