KPK Akan Jadwal Ulang Pemeriksaan Ilham Arief Sirajuddin

maiwanews – Mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tidak memenuhi panggilan pertama penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sedianya, UAS hari ini Rabu (24/6/2015) akan diperiksa penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait kerjasama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar saat menjabat sebagai walikota.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, dengan ketidakhadiran IAS ini, pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan ulang. “Penyidik akan melakukan pemanggilan ulang,” kata Prihansa, Rabu (24/6/2015).

Prihansa melanjutkan, apabila Ilham tidak memenuhi panggilan sebanyak tiga kali berturut-turut, maka pihak penyidik akan melakukan penjemputan paksa seperti diatur dalam KUHAP.

Seperti diketahui, KPK kembali menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) terhadap Ilham pada 10 Juni 2015 setelah sebelumnya penngadilan membatalkan penetapan tersangka yang dikeluarkan KPK.

Dalam sidang praperadialn, hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati memutuskan bahwa KPK tidak berwenang mengusut kasus ini dan status tersangka Ilham di KPK tidak sah.

Kemenangan gugatan di praperdilan tesebut disambut sukacita oleh para pendukung Ilham Arief Sirajuddin terutama yang ada di Makassar.

Dalam penetapan sebagai tersangka kedua ini, Ilham dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah ke dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.