Lockheed Martin Jalin Kerjasama Senilai 828 Juta USD dengan Militer Amerika

Roket MLRS. (Foto: Lockheed Martin)

maiwanews – Perusahaan keamanan dan dirgantara Lockheed Martin menjalin kerjasama dengan militer Amerika Serikat (AS) senilai 828 Juta USD untuk memproduksi roket pandu Guided Multiple Launch Rocket System (GMLRS). Dalam rilis Senin 7 Mei disebutkan kontrak dilakukan untuk produksi roket GMLRS Alternative Warhead (AW), roket GMLRS Unitary, Reduced-Range Practice Rockets (RRPRs), dan bantuan logistik terintegrasi untuk Angkatan Darat (AD) Amerika. Pengerjaan akan dilakukan di fasilitas Lockheed Martin di Dallas dan di Precision Fire Centre of Excellence di Camden, Ark.

GMLRS round terus berkinerja sangat baik bagi pelanggan kami”, kata Gaylia Campbell, wakil presiden Precision Fires and Combat Maneuver Systems di Lockheed Martin. “Dan kami selalu melakukan inisiatif perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja, jangkauan, dan keterjangkauan untuk memastikan peralatan tersebut tetap menjadi pilihan bagi para tentara kami”.

GMLRS adalah roket segala cuaca, dirancang untuk pemasangan cepat sehingga memberikan daya serang presisi melebihi kemampuan sebagian besar senjata konvensional. GMLRS AW adalah amunisi pertama untuk kebutuhan menghadapi target area tanpa efek gagal ledak, sesuai dengan kebijakan Departemen Pertahanan. Roket GMLRS Unitary melebihi tingkat kebutuhan keandalan tempur dan telah memiliki reputasi keterjangkauan. RRPR memungkinkan pengguna untuk berlatih dengan realistis, roket dilengkapi dengan motor dengan jangkauan terbatas, menjadikannya ideal untuk pengujian skala lebih kecil.

Dalam operasi tempur, setiap roket GMLRS dikemas dalam pod peluncur MLRS dan ditembakkan menggunakan peluncur Lockheed Martin keluarga HIMARS atau M270. Selama lebih dari 40 tahun, Lockheed Martin Missiles and Fire Control telah menjadi perancang dan pembuat terkemuka untuk solusi serangan secara presisi. (Lockheed Martin)