Lockheed Martin Tingkatkan Sistem Sensor IRST21 Pesawat Tempur AL AS

Sistem Sensor IRST21 Lockheed Martin (Foto: Lockheed Martin)

maiwanews – Perusahaan keamanan dan dirgantara Lockheed Martin baru-baru ini menerima dua kontrak untuk meningkatkan (upgrade) Sistem Sensor IRST21 buatannya untuk digunakan pada pesawat tempur F/A-18E/F Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS). Kontrak Blok II mencapai $100 juta untuk meningkatkan perangkat lunak, perangkat keras, dan pengiriman prototipe.

Program peningkatan kemampuan blok strategis tersebut perusahaan untuk terus mengembangkan teknologi, Hal itu disampaikan Paul Lemmo, Wakil Presiden Fire Control/Special Operations Forces Contractor Logistics Support Services Lockheed Martin dalam rilis resmi perusahaan Kamis 19 Oktober. Ia menambahkan “kami sangat antusias untuk mengimplementasikan peningkatan Blok II dan meningkatkan kinerja IRST21”.

Sistem Sensor IRST21 menggunakan teknologi pencarian dan pelacakan infra merah untuk mendeteksi ancama di udara. Dibandingkan dengan radar, sistem sensor ini secara signifikan meningkatkan resolusi beberapa target, membuat pilot dapat lebih akurat dalam mengidentifikasi ancaman-ancaman pada area lebih luas. Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan pilot dan berdampak pada peningkatan kemampuan bertahan hidup.

Produk militer IRST21 merupakan generasi berikut dari sistem sensor IRST warisan Lockheed Martin. Sistem ini telah digunakan lebih dari 300.000 jam terbang di F-14 milik AL AS dan pada platform F-15 internasional. Saat ini, IRST21 dipasang di tangki bahan bakar tengah F/A-18E/F. (Lockheed Martin)