maiwanews latar
maiwanews tulisan


Maksimalkan Pemberantasan Korupsi, KPK dan Polri Kerjasama

Maiwanews - Hubungan dua institusi penegak hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri, memasuki babak baru. Setelah dua wakil ketua KPK mengunjungi Kapolri beberapa waktu lalu, kini Tim Penyidik  (KPK) dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melakukan langkah kongkrit.

Langkah itu adalah bagian dari kerjasama antara kedua lembaga dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. “Kami saling melengkapi,” kata Deputi Penyidikan KPK, Ade Raharja, usai melakukan rapat koordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa 18 Mei 2010.

Pertemuan itu, Menurut Ade, membahas banyak hal antara lain, tentang penelusuran aset kasus tindak pidana korupsi. Kedua lembaga itu saling menukar informasi serta saling melengkapi data.

Kerja sama juga disepakati antara lain termasuk soal penanganan skandal Bank Century. “Kami bekerja sama dalam kaitan pemberian data-data ke Bareskrim, kemudian juga dalam pencarian aset hasil kejahatan yang dilakukan para tersangka,” jelas Ade.

Sejauh ini, meski telah memeriksa lebih dari 60 saksi termasuk mantan ketua KSSK Sri Mulyani Idrawati dan mantan Bubernur Bank Indonesia (BI) Boediono, penanganan kasus Bank Century oleh KPK, belum ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan Bareskrim sedikit lebh maju, terhadap yang diperiksa, beberapa penyelidikan sudah ditingkatkan menjadi penyidikan dan berstatus sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana perbankan.

Hubungan kedua lembaga penegak hukum pernah memasuki masa hubungan yang buruk ketika terjadi perseteruan yang dikenal dengan kasus “cicak dan buaya,” menyusul penahanan ketua KPK Antasari Azhar, lalu menyusul upaya kriminalisasi terhadap wakil ketua KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Setelah sedikit mereda beberapa lama, hubungan kedua lembaga kembali sedikit menghangat setelah Mabes Polri menyatakan akan menarik empat orang penyidiknya yang sedang bertugas di KPK, padahal masa kontrak keempatnya belum selesai.

Independensi KPK memang selama ini tidak dapat berjalan maksimal karena lembaga pemberantasan korupsi itu tidak dapat menyediakan penyidik maupun penuntut sendiri. Penyidik masih harus diambil dari Polri dan Penuntut dari Kejaksaan Agung.

Artikel Lainnya:

  1. Kejagung Siap Kerjasama KPK Berantas Korupsi
  2. Sikap SBY Tidak Jelas Soal Pemberantasan Korupsi
  3. SBY Buka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi
  4. Deponeering untuk Kepentingan Pemberantasan Korupsi
  5. Rapor Merah SBY-Boediono Dalam Pemberantasan Korupsi

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Nama Korban Tewas Kecelakaan Bus di Cisarua
maiwanews - Hingga saat ini, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan bus Karunia Bhakti di Cisarua, kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat telah

Gelar Pahlawan Untuk Soeharto Dinilai Sah
maiwanews - Mantan Presiden Indonesia, Soeharto, dinilai layak mendapat gelar sebagai pahlawan nasional. Mahkamah Konstitusi (MK) dalam uji materi 9

Nampaknya Ical Sudah Menemukan Sosok Cawapres
maiwanews - Dalam seminar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012, Ketua Umum DPP

Lawan Persema, Persebaya Tampil Tanpa Andik
maiwanews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persema Malang Minggu 12 Fembruari 2012 nanti. Pada pertandingan Indonesia Premier

Indonesia Akan Beli 8 Helikopter Serang Apache
maiwanews -Pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Setelah mewacanakan akan membeli 100 buah tank berat

Dana Pembelian Pesawat Kepresidenan Dari APBN
maiwanews - Sekertaris Kementerian Sekretaris Negara (Sesmensetneg), Lambock V. Nahattands, Kamis 9 Februari 2012 di Jakarta menegaskan dana

Pungli dan Korupsi Gerogoti Sektor Industri
maiwanews - Ekonomi Indonesia saat ini tumbuh dengan biaya tinggi, karenanya tidak memberi dampak signifikan bagi rakyat. Tingginya biaya ekonomi

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

09/02/12 - 14:29

09/02/12 - 14:21

09/02/12 - 13:56

08/02/12 - 14:26

08/02/12 - 13:56

08/02/12 - 11:02

08/02/12 - 10:44

08/02/12 - 10:39

08/02/12 - 08:55

08/02/12 - 08:25

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 90 kali

dibaca 59 kali

dibaca 56 kali

dibaca 54 kali

dibaca 54 kali

free counters