Margarito: Putusan PTTUN Makassar Terkait SK Danny-Indira Salah Besar

Diskusi Publik MA di Pusaran Pilwako Makassar. (Foto: maiwanews)

maiwanews – Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar terkait penetapan Danny Pomanto-Indira Mulyasari sebagai calon wali kota dan wakil wali kota, salah besar. Hal itu dsiampaikan pakar hukum tata negara Margarito Kamis dalam diskusi publik “Mahkamah Agung di Pusaran Pilwalko Makassar”.

Dapal diskusi publik di Cikini Jakarta 6 April tersebut Margarito menjelaskan bahwa PTTUN tidak bisa memeriksa perkara tentang sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada). PTTUN hanya bisa memeriksa perkara terkait keputusan KPU. Dalam kasus pemilihan walikota (pilwali/pilwako) Makassar, gugatan ditujukan pada tindakan pemenrintah daerah, bukan terkait terbitnya keputusan KPU.

Putusan PTTUN mengabulkan gugatan para penggugat dinilai salah besar. Karena itu Mahkamah Agung (MA) wajib memeriksa putusan tersebut cukup berdasarkan fakta hukum, lurus saja tidak ke kiri tidak ke kanan.

Sementara Guru Besar Hukum dari Universitas Muslim Makassar, Laode Husain, pada kesempatan itu juga berharap MA mengambil keputusan secara adil terhadap pengajuan kasasi oleh Panwas Kota Makassar. Laode Husain khawatir dengan adanya kecenderungan calon tunggal.

Adapun Ketua Pendiri National and Character Building Institute (NCBI), Juliaman Saragih menegaskan dia mendukung kasus Pilwako Makassar dibawa ke MA. Menurutnya, keputusan PTUN bukan keputusan administrasi Pilkada tapi sudah menjadi keputusan politik lokal. (lip)