maiwanews latar
maiwanews tulisan


Bentrokan di Kuningan

Meneri Agama Desak Ahmadiyah Hentikan Aktifitas

suryadharmamaiwanews – Menteri Agama Suryadharma Ali mendesak kepada Ahmadiyah agar menaati SKB 3 menteri dengan menghentikan aktifitas termasuk mengembangkan ajarannya.

“Kalau Ahmadiyah menaati (SKB 3 menteri), maka berhentilah mengembangkan ajarannya. Harapan saya semua pihak menaati SKB tiga menteri itu,” kata Menteri Agama.

Hal itu dikatakan Suryadharma menanggapi kasus bentrokan yang terjadi di perkampungan Ahmaidyah desa Manis Lor  Kuningan, di sela-sela peresmian Asrama Putri Ma’had Jamiah di UIN Bandung, Jalan AH Nasution, Jumat, 30 Juli 2010. 

Menteri menjelaskan, dalam SKB tiga menteri itu jelas disebut bahwa Ahmadiyah adalah ajaran yang tidak benar. “Atau kata lain sesat,” tegas Menteri Agama.

Suryadharma juga meminta penegak hukum menaati SKB 3 menteri itu, dengan cra menindak tegas kepada siapaun yang melanggar surat keputusan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan bermula ketika aparat dari Satpol PP dan Kepolisian Kuningan datang ke desa Manis Lor untuk melakukan upaya penyegelan yang ditolak oleh warga Ahmadiyah. Penyegelan serupa pernah juga dilakukan beberapa tahun lalu.

Setelah Satpol PP meninggalkan lokasi, warga Ahmadiyah langsung membongkar segel yang sebelumnya dipasang Satpol PP itu.

Pembongkaran segel itu yang menjadi pemicu kemarahan massa dari Ormas Islam Kuningan yang langsung mendatangi perkampungan yang dihuni sekitar 4 ribu warga Ahmadiyah itu. Beruntung kesigapan polisi dapat meredam bentrokan berlanjut.

Artikel Lainnya:

  1. Priyo Usulkan Ahmadiyah Jadi Agama Baru Saja
  2. Menag Pertimbangkan Usul Pembubaran Ahmadiyah
  3. Empat Opsi untuk Ahmadiyah Dari Menteri Agama
  4. Pemerintah Minta Ahmadiyah Taati SKB 2 Menteri
  5. Kapolri: Kejadian Kuningan Itu Penyegelan Ahmadiyah, Bukan Bentrok Antarwarga

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

KRKJP Nilai Izin Terbang Lion Air Harus Dicabut
maiwanews - Koalisi Rakyat Konsumen Jasa Penerbangan (KRKJP) menilai izin terbang Lion Air sudah seharusnya dicabut. Pernyataan itu menyusul

Mau Jadi Pengurus DPW BM PAN Sulsel?
maiwanews - Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPW BM PAN) Sulawesi Selatan membuka ruang kepada kaum muda Sulawesi Selatan

5 Pesan SBY Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
maiwanews - Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jl Medan Merdeka, Jakarta, Minggu 5 Februari 2012, Presiden

Kapal Perang Iran Berlabuh di Dermaga Saudi
maiwanews - Kapal perang Republik Islam Iran berlabuh di pelabuhan Saudi. Komandan Angkatal Laut Iran mengatakan kapal perang armada ke-18 berlabuh

Pondok Pesantren Ali Maksum Yogya Beri Pelatihan Wirausaha
maiwanews - Salah satu pondok pesantren di Yogyakarta, Ali Maksum, membekali para santrinya dengan ilmu bidang kewirausahaan. Kebijakan itu diambil

Ungguli Guinea, Pantai Gading ke Semi Final Piala Afrika
maiwanews - Kandidat juara piala Afrika, Pantai Gading menang dengan skor meyakinkan, 3-0, atas lawannya, Guinea Khatulistiwa, di Nuevo Estadio de

Kiat Buruh Menyiasati Keterbatasan Penghasilan
maiwanews - Pemerintah mengalami dilema dalam mejembatani dua kepentingan antara buruh dan pengusaha. Di satu sisi keberadaan pengusaha penting untuk

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

03/02/12 - 16:42

03/02/12 - 15:41

03/02/12 - 12:37

03/02/12 - 11:14

03/02/12 - 08:38

03/02/12 - 07:48

03/02/12 - 05:38

02/02/12 - 15:03

02/02/12 - 15:02

02/02/12 - 13:35

02/02/12 - 08:55

02/02/12 - 05:53

02/02/12 - 05:27

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 38 kali

dibaca 36 kali

dibaca 34 kali

dibaca 33 kali

dibaca 32 kali

free counters