Menhan AS dan Korsel Bahas Hasil Pertemuan Korea Utara dan Selatan

Presiden Korsel Moon Jae-in dan Ketua Komisi Urusan Negara Korut Kim Kim Jong Un didampingi istri masing-masing.
Dari Kiri ke Kanan: Ri Sol Ju, Kim Jong Un, Moon Jae-in, Kim Jung-sook. (Foto: Republic of Korea)

maiwanews – Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) dan Menhan Korea Selatan (Korsel) membahas hasil pertemuan Korea Utara (Korut) dengan Korsel. Menhan James N. Mattis dan Menhan Song Young-moo dalam percakapannya menyatakan komitmen serius mereka terhadap resolusi diplomatik menuju mencapai denuklirisasi Korut secara lengkap, dapat diverifikasi, dan tidak bisa dirubah. Demikian pernyataan pimpinan juru Bbcara Pentagon Dana Kata W. White sebagaimana dikutip situs resmi Kementerian Pertahanan AS Sabtu 28 April.

White mengatakan Mattis dan Menhan Korsel membahas hasil pertemuan antar-Korea sehari sebelumnya. Dalam percakapannya dengan Mattis, Menhan Song meninjau Deklarasi Panmunjom dan upaya untuk meningkatkan hubungan Utara-Selatan sambil melakukan langkah-langkah untuk mencapai tujuan umum denuklirisasi, kata White.

Baik Menhan Mattis dan Menhan Song menyatakan komitmen serius terhadap resolusi diplomatik menuju denuklirisasi Korut sebagaimana tercermin dalam beberapa Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

White menjelaskan, Menhan Mattis menegaskan kembali komitmen kuat AS untuk membela Korsel menggunakan spektrum penuh kemampuan AS. Kedua pemimpin itu, katanya, berjanji untuk terus berkoordinasi untuk melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB dan mendukung upaya diplomatik untuk mencapai denuklirisasi.

Pembicaraan Menhan kedua negara berlangsung menyusul pertemuan bersejarah antara Ketua Komisi Urusan Negara Korut Kim Jong Un dengan Presiden Korsel JMoon Jae In umat 27 April. Ini merupakan pertemuan ketiga setelah tahun 2000 dan 2007 di Korea Utara. (DoD/maiwanews)