Muhaimin Iskandar Datang ke KPK untuk Diperiksa Sebagai Saksi

maiwanews – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengembangan kawasan transmigrasi.

Muhaimin diperiksa sebagai saksi bagi tersangka mantan Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (saat ini Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), Jamaluddien Malik.

“Saya diundang untuk menjadi saksi Pak Jamal, dulu Dirjen ketika saya jadi menteri,” ungkap Cak Imin, panggilan Muhaimin Iskandar di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2015).

Jamaluddien dalam kasus ini diduga melakukan pemerasan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan cara melawan hukum, memaksa seseorang memberikan sesuatu, atau menerima bayaran terkait kegiatan tahun anggaran 2013-2014 dan dana tugas pembantuan tahun anggaran 2014.

Namun Cak Imim yang juga mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengaku tak tahu menahu tentang kasus korupsi dan pemerasan dalam proyek pengembangan kawasan transmigrasi yang meibatkan mantan anak buahnya itu.

Terkait kasus ini, KPK menyita sejumlah dokumen dan alat treadmill dalam penggeledahan di tiga tempat yaitu di Kantor Kementerian DPDT yang berlokasi di Kalibata, rumah Jamaluddien di Cinere, Jakarta Selatan, serta di rumah mantan Direktur Perencanaan Teknik Pembangunan Kawasan Transmigrasi Arsyad Nurdin di Jatibening, Bekasi.