Nini Karlina dan Mobilnya
Jakarta – Kesibukan Nini Karlina yang cukup tinggi dan begitu banyaknya properti yang ia gunakan untuk keperluan show menyanyinya, membuat wanita ini menjatuhkan pilihannya pada Toyota Kijang Grand Extra sebagai salah satu kendaraan kesayangan. Menurutnya kendaraan ini sangat irit bahan bakarnya.
“Bener-bener irit, sehingga saya suka mengendarainya,” ujar wanita yang memiliki lebih dari satu kendaraan roda empat ini.
Kijang Grand Extra tahun 1992 yang dimiliki Nini Karlina memang tidak terbilang muda lagi. Namun kendaraan tersebut tidak pernah merongrong kocek wanita berhidung mancung ini.
“Itu karena aku rawat. Aku mengganti oli mesin sesuai buku petunjuk. Sehingga mesinnya sampai sekarang tetap halus. Semisal saat pertama dihidupi, biasanya pagi-pagi sekali, dari knalpotnya masih keluar air,” tutur penyanyi Gantengnya Pacarku ini.
Nini juga mengatakan, dari desain modelnya, Kijang ini tetap enak di pandang mata dan tidak ketinggalan model dengan mobil-mobil keluaran baru. “Modelnya tetap mengikuti zaman. Dan, aku merasa menikmati modelnya,” jelas Nini sambil tertawa.
Kijang Grand Extra-nya itu memiliki nilai sejarah tersendiri bagi dirinya. Sehingga tak berencana untuk menjualnya.
“Ini mobil begitu berjasa, dia tidak pernah mogok ketika mengantar saya buat bekerja. Dan mobil ini juga sering digunakan oleh keluarga saya,” terangnya.
Ia pun tak ragu-ragu mengatakan kendaraannya ini adalah rumah kedua baginya. Termos air, perlengkapan sholat, sepatu, pakaian, hingga perlengkapan make up-nya berada di dalamnya.
“Kendaraanku memang rumah keduaku. Saya merasa tidak terganggu bila bepergian jauh, semua perlengkapan dapat saya bawa,” aku Nini yang kini sedang membuat album baru bersama Doel Sumbang lagi.
Kecintaannya terhadap Kijang Grand Extra tersebut ditunjukkan lewat perawatan rutin harian. Bahkan seminggu sekali mobilnya itu kerap dibawa ke salon. “Supaya bersih, dan bodinya terhindar dari karat. Terutama dari air hujan yang begitu cepat membuat badan mobil karatan,” jelas pemilik tubuh mungil ini.
Dalam bekendaraan, Nini juga mengaku dirinya tidak pernah membawa dengan kecepatan tinggi. “Paling tinggi 80 km perjam. Dan saya juga selalu menjaga jarak kendaraan di depan saya kurang lebih 15 meter. Rasanya buat saya lebih aman dan nyaman. Dan kalaupun ada sesuatu hal yang mendadak, saya masih bisa mengerem dan mengendalikan mobil,” jelas Nini tentang cara mengemudinya.
Artikel Lainnya:





