Northrop Grumman dan Optus Beri Beasiswa Pada 2 Siswa Australia Senilai AU$31.500

Dari kiri ke kanan: Ian Irving, Brianna Woodhead, Aiden Matson, Eliza, Rowan Hartcher, dan Sally Renouf. (Foto: Northrop Grumman)

maiwanews – Northrop Grumman Corporation dan Optus memberikan dua beasiswa senilai AU $ 31.500 kepada mahasiswa pedesaan Australia untuk belajar di Australian National University’s Burgmann College. Dalam pernyataan pers Northrop Grumman Sabtu 21 April disebutkan Kepala eksekutif Northrop Grumman Australia Ian Irving pada acara minum teh pagi di Burgmann College Chapel mengatakan pihaknya memberikan beasiswa kepada Eliza Cowley, Goondiwindi QLD, dan Aiden Matson, Albany WA. Setiap siswa akan menerima AU $ 10.500 per tahun selama tiga tahun untuk mengejar gelar dalam sains, teknologi, teknik, dan matematika (Science, Technology, Engineering, and Mathematics / STEM) di The Australian National University dan membantu dengan biaya akomodasi.

Irving mengaku sangat bangga Northrop Grumman, ViaSat, dan Optus, memberikan beasiswa kepada Eliza dan Aiden untuk melanjutkan studi di Burgmann College. Northrop Grumman percaya bahwa berinvestasi dalam pendidikan tinggi merupakan investasi angkatan kerja masa depan lebih berpengetahuan dan cakap untuk Australia. “Kami sangat senang untuk melanjutkan program berharga ini, dan berharap dapat mendukung generasi profesional STEM berikutnya”, kata Irving.

Profesor Mike Calford, provost di The Australian National University, mengatakan, mendukung siswa dalam disiplin STEM, terutama wanita muda dari daerah dan pedesaan, merupakan langkah penting menuju peningkatan keragaman dan pada akhirnya menguntungkan masyarakat secara keseluruhan, inilah mengapa beasiswa ini begitu penting. “Beasiswa seperti ini merupakan bagian integral untuk memastikan generasi ilmuwan, matematikawan, dan insinyur berikutnya memiliki kesempatan untuk mencapai potensi mereka”, kata Profesor Mike Calford.

Cowley sedang mengejar gelar sarjana ilmu kesehatan di The Australian National University. Keluarganya memiliki sebuah peternakan di Goondiwindi, di mana mereka menanam gandum, barley, dan kacang polong serta memelihara domba. Dia peringkat pertama dalam kohort SMA di bidang biologi, dan berharap untuk mendapatkan gelar di bidang kedokteran di The Australian National University.

Matson berupaya mendapatkan gelar sarjana (honours) di The Australian National University. Selama dia bisa ingat, Matson telah menjadi “tukang selip” dan menikmati kerajinan kayu di bengkel ayahnya. Selain berfokus pada studinya, ia berharap dapat berkolaborasi dengan rekan-rekan dan jaringan dengan para pemimpin industri masa depan. (Northrop Grumman)