PBB: Virus Ebola di Kongo Sekarang Menginfeksi Bayi Baru Lahir

maiwanews – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dalam sebuah publikasinya pekan ini menyebutkan beberapa kasus Ebola terbaru di Congo cukup mengkhawatirkan, dimana virus tersebut menjangkit bayi. Hal ini tiak pernah diketahui sebelumnya.

Badan kesehatan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tersebut melaporkan setikdanya ada 36 kasus wabah Ebola telah dikonfirmasi, termasuk 7 kasus pada bayi baru lahir dan bayi usia di bwah 2 tahun. 6 kasus dilaporkan menjangkit anak-anak usia antara 2 hingga 17 tahun, dan 1 kasus menimpa wanita hamil.

Beberapa laporan menyebutkan kasus Ebola terjadi pada bayi, tetapi para ahli menduga penularan mungkin terjadi melalui ASI (Air Susu Ibu) atau akibat kontak dekat dengan orang tua yang terinfeksi. Virus Ebola biasanya disebarkan oleh cairan tubuh.

WHO menyebut epidemi Kongo saat ini sebagai kasus rumit dan menantang. Kementerian kesehatan Kongo mengatakan ada 346 kasus terkonfirmasi, termasuk 175 kematian, akibat wabah Ebola.

Meningkatnya jumlah kasus Ebola pada anak-anak dan pekerja kesehatan (39 pekerja kesehatan telah terinfeksi hingga saat ini) menunjukkan masalah besar dalam menghentikan virus di klinik kesehatan. Masyarakat diminta untuk mencari bantuan ketika mereka mengalami gejala.

WHO mengatakan risiko penyebaran ke negara-negara tetangga tetap sangat tinggi, tetapi WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan. Sebagai langkah antisipasi, Uganda bulan ini mulai memvaksinasi pekerja kesehatan terhadap Ebola di distrik perbatasan dekat wabah Ebola banyak menjangkit. (BBG Direct/VoA)