Pemerintah RI Tawarkan 30 Proyek Jalan Tol Kepada Investor

Djoko Kirmanto dan SBYJakarta – Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menawarkan tiga puluh proyek jalan tol kepda Investor. Hal itu disampaikan Menteri PU Djoko Kirmanto dalam event Konferensi dan Pameran Infrastruktur Asia Pasifik di Jakarta.

Tiga Puluh proyek jalan tol tersebut total nilai investasinya adalah Rp 142,8 triliun. “Kami menawarkan 30 proyek jalan tol kepada investor,” ujar Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis, 15 April 2010.

Djoko Kirmanto selanjutnya merinci tiga puluh proyek tersebut yakni terdiri dari lima belas proyek yang akan diprioritaskan dan lima belas potensial project yang bisa dikembangkan melalui mekanisme Public Private Partnership (PPP).

“Dirprioritaskan karena sudah ada feasibility study-nya,” kata Djoko.

Kelima belas yang diprioritaskan di antaranya Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi, Palembang-Indralaya, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Tegineneng-Babatan, Sukabumi-Ciranjang, Pasirkoja-Soreang, Pandaan-Malang, Medan-Binjai, Kemayoran-Kampung Melayu, Sunter-Rawa Buaya-Batu Ceper, Ulujami-Tanah Abang, Pasar Minggu-Casablanca, Sunter-Pulo Gebang-Tambelang, Duri Pulo-Kampung Melayu serta Terusan Pasteur-Ujung Berung-Cileunyi-Gede Bage.

Sementara lima belas potensial proyek lainnya yaitu Pekanbaru-Kandis-Dumai, Manado-Bitung, Kisaran-Tebing Tinggi, Bukit Tinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang, Terbanggi Besar-Menggala-Pematang Panggang, Bakauheni-Terbanggi Besar, Cilegon-Bojonegara, Kamal-Teluk Naga-Batu Ceper, Gede Bage-Majalaya, Semarang-Demak, Yogyakarta-Bawen, Yogyakarta-Solo, Bandara Juanda-Tanjung Perak, Probolinggo-Banyuwangi dan Batu Ampar-Muka Kuning-Bandara Hang Nadim.