Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN Tidak Bisa Main Sogok

Nufransa Wira Sakti (Foto: Kemenkeu)
maiwanews – Proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PKN STAN dilakukan sesuai prosedur, tidak dibolehkan menyogok atau menyuap pihak tertentu agar dapat diterima. Dalam siaran pers Biro Komunikasi dan Layanan Infornasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI Jumat 26 Mei dijelaskan beberapa hal.

Pada poin pertama disebutkan proses PMB PKN STAN 2017 tidak dipungut biaya selain biaya pendaftaran dan biaya Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) sesuai pengumuman nonor PENG-2/PP/2017 dan PENG-8/PP/2017. Point dua menjelaskan bahwa panitia PMB PKN STAN tidak pernah menawarkan atau menjanjikan kelulusan peserta. Kelulusan peserta murni ditentukan oleh kemampuan masing-masing perserta.

Proses penerimaan mahasiswa baru menjunjung tinggi nilai integritas. Inspektoran Jenderal Kementerian Keuangan dilibatkan sejak awal hingga akhir untuk memastikan bahwa proses penerimaan berlangsung sesuai prosedur dan bebas intervensi dari semua pihak. Demikian bunyi poin tiga penjelasan Kemenkeu.

Adapun poin empat siaran pers tersebut menyebutkan tidak bertanggung jawab terhadap kerugian peserta pengguna jalur-jalur di luar prosedur sebagaiman telah ditetapkan.

Tentang tindak lanjut jika ditemukan indikasi kecurangan dijelaskan pada poin lima. Dalam hal ditemukan adanya kecurangan dalam proses PMB PKN STAN 2017, baik berdasarkan laporan masyarakat maupun pemeriksaan internal, kelulusan peserta bersangkutan akan dibatalkan. Jika kecurangan ditemukan saat peserta telah menjadi mahasiswa, maka akan dikeluarkan (drop out).

Pada bagian akhir siaran pers (ditandatangani Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Nufransa Wira Sakti) bagi masyarakat jika menemukan indikasi kecurangan dapat melaporkan melalui situs https://www.wise.kemenkeu.go.id atau melalui email pengaduan.bppk@kemenkeu.go.id (Kemenkeu)