maiwanews logo maiwanews
Rabu, 30 Juni 2010
admin


Penyebaran dan Kepadatan Penduduk Berdasarkan Sensus 2000

Penyebaran dan Kepadatan Penduduk

Sama halnya dengan tahun 1990, pada tahun 2000 penyebaran penduduk Indonesia yang tidak merata masih merupakan ciri yang paling menonjol. Sebagian besar yaitu sekitar 59 persen penduduk Indonesia berada di pulau Jawa. Pada tahun 1990, persentase penduduk yang tinggal di pulau Jawa lebih tinggi mencapai 60 persen. Sebaliknya, Kepulauan Maluku dan Papua serta Pulau Kalimantan yang luasnya masing-masing hampir empat kali dan lima kali luas Pulau Jawa hanya dihuni oleh masing-masing sekitar 2 persen dan 5 persen dari total penduduk Indonesia.

Dengan gambaran penyebaran di atas, maka bisa dibayangkan padatnya penduduk di Pulau Jawa. Kepadatan penduduk di Pulau Jawa sekitar 951 orang per kilometer persegi, dimana kepadatan penduduk tertinggi masih ditemui di Propinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat. Jawa Timur adalah propinsi dengan kepadatan penduduk terendah diantara propinsi-propinsi di Pulau Jawa. Sementara, kepadatan penduduk di Pulau Kalimantan dan Kepulauan Maluku dan Papua masing-masing hanya sebesar 20 dan 9 orang per kilometer persegi.

Rasio Jenis Kelamin

Dari total penduduk sebanyak 206 264 595 orang, sebanyak 103 417 180 orang laki-laki, sedangkan selebihnya yaitu 102 847 415 orang perempuan. Rasio jenis kelamin penduduk Indonesia adalah sebesar 100,6, yang berarti proporsi penduduk laki-laki lebih banyak dari proporsi penduduk perempuan. Bila dilihat pola rasio jenis kelamin dari tahun 1971 ke tahun 1990, memang kecenderungannya bergerak mendekati 100, bahkan di tahun 2000 sudah di atas 100. Rasio jenis kelamin sebagian besar propinsi juga sudah di atas 100. Sementara Bali, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara mengalami perubahan pola rasio jenis kelamin.

Penduduk Menurut Kelompok Umur

Penduduk Indonesia masih tergolong penduduk muda. Ini terlihat dari persentase penduduk pada kelompok umur muda (0-14 tahun) sebesar 30,43 persen, sementara kelompok umur tua (65 tahun atau lebih) sebesar 4,54. persen. Kondisi ini tidak berbeda jauh dengan keadaan pada tahun 1980 dan 1990. Namun demikian, bila dilihat tren pada kelompok umur muda menunjukkan penurunan persentase, sementara, pada kelompok umur tua menunujukkan kenaikan persentase, yang berarti jumlah penduduk lanjut usia semakin meningkat.

Penduduk Daerah Perkotaan

Tren penduduk daerah perkotaan terus mengalami peningkatan. Di tahun 2000, persentase penduduk daerah perkotaan sudah mencapai 42 persen. Kenaikan ini juga tercermin di semua propinsi. Kenaikan proporsi penduduk yang tinggal di perkotaan mencerminkan adanya proses urbanisasi. Selain adanya urbanisasi, kenaikan ini juga disebabkan karena adanya perubahan status perdesaan menjadi perkotaan. Jumlah Penduduk Indonesia (bps.go.id)



ARTIKEL LAINNYA

KPK Telaah Sejumlah Aliran Dana Mencurigakan ke Caleg
DPR dan Pemerintah Putuskan e-KTP Berlaku Seumur Hidup
Boediono Diperiksa Bukan di KPK: Ini Penjelasan Resmi KPK
Penanganan Banjir Aceh Layak Gunakan APBN
Ledakan Masjid Afganistan Saat Idul Adha Tewaskan Gubernur
Swasta RI dan RRT Tandatangani 21 Kerjasama Senilai U$28,2 Miliar
Indonesia dan Singapura Latihan Tempur Udara Bersama
Foto: Perbaikan Jalan dan Jembatan Jalur Pantura Jakarta-Surabaya