Peringatan Tsunami di Aceh Telah Dicabut BMKG
Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan tsunami yang dikeluarkan sebelumnya setelah terjadi gempa berkekuatan 7,2 skala Richter
di Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam.
Gempa cukup besar di Aceh yang sempat menyebabkan sedikit gelombang tsunami lokal di daerah Meulaboh itu, terjadi pukul 12.59 Waktu Indonesia Barat (WIB), Minggu 9 Mei 2010.
Lokasi gempa berada di 3,61 Lintang Utara dan 95,84 Bujur Timur. Gempa terjadi di kedalaman 30 kilometer. Gempa kuat itu sempat memicu kepanikan warga menyusul peringatan BMKG sebelumnya menyerukan adanya potensi tsunami.
Meski gempa yang tidak menimbulkan korban jiwa tersebut telah dinyatakan tidak menyebabkan tsunami, namun warga diharapkan tetap waspada atas segala kemungkinan termasuk kemungkinan terjadi gempa susulan.
Warga Aceh rupanya masih menyimpan trauma mendalam terhadap tsunami, akibat tsunami dahsyat di Aceh dan Sumatera Utara yang terjadi 26 Desember 2004 lalu.
Tsunami yang dipicu gempa bumi tektonik berkekuatan 8,5 SR dengan pusat gempa 20 km, terletak sekitar 149 km selatan kota Meulaboh itu menyebabkan kerugian luar biasa besar dan ratusan ribu orang tewas.
Artikel Lainnya:





