Perintah Wakil Rektor, Bongkar 45 Gambar Kemerdekaan

satpam-bongkar-gambar-mahasiswa-unairKegiatan mahasiswa Universitas Airlangga memperingati kemerdekaan RI mengalami kendala. Pagelaran 45 gambar tentang kemerdekaan yang dipajang disepanjang jalan pintu masuk kampus B Unair dibongkar oleh satpam kampus.

Menurut koordinator aksi Catur Wibowo, Satpam kampus mengaku pembongkaran dilakukan atas perintah Wakil Rektor II Universitas Airlangga, Mochamad Nasih.

Alasan dikeluarkannya instruksi pembongkaran karena pemajangan gambar-gambar tersebut dinilai membuat kesan kumuh pada pintu masuk kampus Unair.

Saat berlangsung pembongkaran mahasiswa hanya melakukan dokumentasi tanpa melakukan perlawanan demi menghindari terjadinya benturan dengan pihak keamanan kampus. Apalagi selama ini para mahasiswa memiliki hubungan baik dengan satpam kampus.

Beruntung setelah dilakukan negosiasi antara aparat keamanan kampus dengan mahasiswa, pembongkaran tersebut tidak dilanjutkan dengan pembongkaran terhadap bendera merah putih sepanjang 45 meter dan puluhan bendera merah putih lainnya.

Para mahasiswa menilai alasan kumuh sebagai dasar perintah pembongkaran kurang masuk akal dan terkesan dibuat-buat. “Gambar yang kami pajang tersebut sangatlah sederhana hanya menceritakan sejarah bangsa mulai masa awal masuknya kolonialisme Belanda, masa pergerakan nasional, masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan gambaran sekilas kondisi hari ini yang menceritakan refleksi kemerdekaan Indonesia. Dalam hal ini tidak ada satupun gambar kami tersebut yang mendiskreditkan Birokrasi Unair,” ujar Bowo.

Atas kejadian itu mahasiswa mengecam keras tindakan pembongkaran oleh birokrasi kampus karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi. Mahasiswa juga meminta secara tegas kepada pihak birokrasi Unair agar kejadian pembongkaran tersebut tidak terulang lagi kedepannya sebagai wujud menegakkan kehidupan demokrasi di kampus Unair.