Pertemuan Bilateral Indonesia-Jepang Bahas Kerjasama Bidang ICT

Jakarta, 6 Januari 2010 – Menteri Kominfo Tifatul Sembiring beserta jajarannya melakukan pertemuan bilatereal dengan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang Masamitsu Naito.  Pertemuan tersebut bertujuan meningkatkan kerjasama kedua negara khususnya bidan ICT. Naito didampingi jaarannya dan Kuasa Usaha Kedubes Jepang di Indonesia Tatsuo Yamada serta kalangan bisnis telekomunikasi Jepang, yaitu dari NTT, KDDI dan NEC.

Pertemuan bilateral Indonesia dengan Jepang pada tanggal 6 Januari 2009 ini berlangsung sangat konstruktif. Menteri Kominfo Tifatul Sembiring menjelaskan secara komprehensif tentang program pengembangan ICT yang sedang dan akan dilakukan di Indonesia. Disebutkannya, di antaranya mengenai program telefon pedesaan, pembangunan fiber optic oleh PT Telkom yang menghubungkan Mataram hingga Kupang sepanjang 1.851 km, pengembangan televisi digital dan pengembangan e-Government. Dijelaskan pula mengenai peraturan yang berlaku terkait dengan batasan investasi asing di Indonesia sebagaimana diatur di dalam Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2007. Pada dasarnya, Menteri Kominfo menyambut gembira ajakan peningkatan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Jepang (khususnya bidang pengembangan SDM) sejauh itu tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertenuan tersebut Naito juga menyampaikan keinginan pihak kalangan bisnis telekomunikasi Jepang untuk meningkatkan investasinya di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Menteri Kominfo menyambut positif, hanya saja itu sepenuhnya dilakukan dengan pola business to business dengan mitra bisnisnya dari Indonesia, karena fungsi Departemen Kominfo adalah sebagai regulator dan tidak berhak melakukan intervensi terhadap perencanaan bisnis yang dilakukan oleh para penyelenggara telekomunikasi pada khususnya dan ICT pada umumnya. Sebagai gambaran, investasi bidang telekomunikasi Jepang di Indonesia saat ini sesungguhnya cukup besar, seperti di antaranya diinvestasikan pada pembangunan sistem komunikasi kabel laut yang akan menghubungkan Surabaya hingga Hong Kong, yang di antaranya mengikut sertakan NEC Jepang bersama Fangbian Iskan Corporindo dan Telemedia Pacific Inc Hong Kong. Pada akhir bagian pembicaraan bilateral tersebut, Menteri Kominfo dan Wakil Menteri Naito sepakat agar pembahasan ini dapat segera ditindak-lanjuti dengan pembahasan teknis pada tataran para pejabat kedua negara dalam waktu dekat ini.