PP Muhammadiyah Menilai Ahok Telah Menghina Agama Islam

maiwanews – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok sudah menghina agama Islam melalui pernyataannya saat berkunjung ke Pulau Seribu beberapa waktu yang lalu.

Demikian diungkapkan Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (6/10/2016).

Menurut Pedri, penggunaan kalimat telah dibodohi Al-Qur’an yang disampaikan Ahok terkait larangan memilih pemimpin non muslim, nerupakan penghinaan terhadap Islam.

“Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyesalkan statement Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang terang telah menghina agama Islam dengan menggunakan kalimat “dibodohi” terhadap isi Al-Qur’an,” kata Pedri.

Untuk itu kata Pedri, PP Muhammadiyah bersama dengan organisasi Muhammadiyah lainnya akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/10/2016).

Selain itu, Ahok juga dilaporkan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta dengan tuduhan yang sama yakni diduga melecehkan agama dengan mengutip ayat dari kitab suci Alquran.

Ahok sendiri membantah telah menghinan agama Islam seperti yang dituduhkan.

“Saya tidak berniat melecehkan ayat suci Alquran, tetapi saya tidak suka mempolitisasi ayat-ayat suci, baik itu Al-Qur’an, Alkitab, maupun kitab lainnya,” kata Ahok melalui akun Instagramnya basukibtp, Kamis (6/10/2016).

Ahok juga mempersilakan siapa saja untuk menyaksikan video lengkapnya melalui tautan yang ditampilkan di akun Instagramnya tersebut.

“Bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih, ‘karena saya takut masuk neraka’, dibodohin gitu ya,” demikian salah satu kalimat yang disampaikan Ahok dalam video itu.