Presiden Jokowi Minta Anggaran Asian Games 2018 Transparan

Presiden Jokowi pimpin rapat terbatas Asian Games 2018, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 7 Juni. (Foto: Setkab/JAY/Humas)

maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta anggaran persiapan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games Tahun 2018 memegang prinsip efektif, efisien, transparan, serta akuntabel. Demikian disampaikan Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas (Ratas) Perkembangan Penggunaan Anggaran Asian Games XVIII dan Asian Para Games Tahun 2018, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 7 Juni siang.

Presiden juga menyampaikan bahwa Asian Games dan Asian Para Games 2018 merupakan perhelatan dan akan membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Meski waku semakin mendekat, namun anggaran harus dilakukan secara terbuka transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam kesempatan itu presiden didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ratas dihadiri oleh Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) Eric Tohir, Gubernur Sumatera selatan Alex Noerdin, Gubernur Banten Wahidin Halim, Plt. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, dan Wakil Gubernur Jarawa Barat Dedy Mizwar.

Ratas tersebut juga dihadiri menteri-menteri terkait, masing-masing adalah Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menpora Imam Nahrawi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menaker Hanif Dhakiri, Menteri PANRB Asman Abnur, dan Menristek Dikti M. Nasir.

Asian Games ke-18 akan digelar di Jakarta, Jawa Barat, dan Palembang 18 Agustus – 2 September. Perhelatan olahraga tersebut akan peserta dari 45 negara. Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 setelah Vietnam mengundurkan diri pada 2014. (Setkab/RMI/SM/JAY/ES)