Presiden Jokowi Minta Belanja Modal di K/L Libatkan Kontraktor Kecil

maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu 1 Februari meminta pimpinan kementerian dan/atau lembaga (K/L) kontraktor kecil utamanya di daerah ikut dilibatkan dalam pengerjaan belanja modal. Dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta disampaikan agar memperbanyak pekerjaan padat karya dan melibatkan sebanyak mungkin kontraktor di daerah.

Menurut Presiden Jokowi, kontraktor kecil dan menengah perlu belajar mengenai proyek besar. K/L diharapkan produktif dan memberi kontribusi bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah. Presiden Jokowi juga mengharapkan agar K/L mampu membuka lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan menekan kesenjangan.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan jangan semua dikerjakan sendiri, ia mencontohkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikatakan merupakan induk, punya anak perusahaan bahkan cucu perusahaan. Biasanya dari hulu hingga hilir dikerjakan sendiri.

Meski demikian, Presiden Jokowi meminta agar pelaksanaan suatu proyek dikendalikan dan diawasi secara langsung agar terjaga kualitasnya. Dengan demikian hasilnya nanti bisa sesuai dengan rencana, tidak terjadi defiasi atau penyimpangan. Ditegaskan bahwa serapan anggaran harus habis tapi hasilnya juga harus baik.

Di BUMN, belanja modal mencapai Rp 400 triliun lebih, di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR) Rp 101 triliun, dan di Kementerian Perhubungan Rp 46 triliun.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menlu Retno Marsudi, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menkumham Yasonna H. Laoly, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menhub Budi K. Sumadi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Setkab/DNA/SM/JAY/ES)