maiwanews latar
maiwanews tulisan


PT. Indosat Tbk. Raih Untung Rp. 1.498 Trilyun 2009

Jakarta – PT. Indosat Tbk., salah satu  perusahaan penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonersia mencatat laba perusahaan sebesar Rp. 1.498 trilyun sepanjang tahun 2009.

Keuntungan perusahaan yang memproduksi jasa layanan seluler seperti Mentari, Matrix,  dan IM3 mengalami penurunan laba pada tahun 2009 dibanding tahun 2008 yang mencatat laba sebesar Rp. 1.878 trilyun atau turun sebesar 20.2 %.

Keuntungan atau laba perusahaan Indosat tersebut diperoleh dari pendapatan usaha sebesar Rp. 18.393 trilyun tahun 2009 yang turun  dari pendapatan sebelumnya sebesar Rp. 18.659 triltun tahun 2008.

Penurunan jumlah keuntungan perusahaan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia itu seiring dengan meningkatnya jumlah utang Indosat sebesar 17,1 % atau jumlah utang dari Rp. 21,756 trilyun tahun 2008 menjadi Rp. 25,474 pada tahun 2009.

Bukan hanya itu, secara keseluruhan jumlah pelanggan juga mengalamai penurunan 9,3 % yakni jumlah pelanggan 36,5 juta tahun 2008 turun menjadi 33,1 juta pelanggan tahun 2009.

Meski secara keseluruhan jumlah pelanggan Indosat turun tahun 2009, namum mengalami peningkatan sebesar 4,4 juta pelanggan pada kuartal IV-2009 yakni dari 28,7 juta di kuartal III 2009 menjadi 33,1 juta di akhir tahun 2009.

Menurut Presdir Indosat Harry Sasonggko, dalam siaran persnyaSenin 8 Maret 2010 menjelaskan, pihak manajemen telah memperlihatkan perbaikan dalam parameter operatisnal maupun keuangan, dimana telah mulai menunjukkan hasilnya sejak triwulan ketiga dan berlanjut hingga akhir 2009.

Artikel Lainnya:

  1. Indosat Bagi Dividen Sebanyak Rp 749 Miliar
  2. PT Telkom Indonesia Raih Laba Rp. 11,3 Trilyun
  3. BCA Sukses Raih Laba Rp. 6,8 Trilyun
  4. Indosat Diterpa Isu Penggelembungan Pelanggan
  5. Jumlah Utang Indonesia Rp. 1.602 trilyun

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

KRKJP Nilai Izin Terbang Lion Air Harus Dicabut
maiwanews - Koalisi Rakyat Konsumen Jasa Penerbangan (KRKJP) menilai izin terbang Lion Air sudah seharusnya dicabut. Pernyataan itu menyusul

Mau Jadi Pengurus DPW BM PAN Sulsel?
maiwanews - Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPW BM PAN) Sulawesi Selatan membuka ruang kepada kaum muda Sulawesi Selatan

5 Pesan SBY Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
maiwanews - Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jl Medan Merdeka, Jakarta, Minggu 5 Februari 2012, Presiden

Kapal Perang Iran Berlabuh di Dermaga Saudi
maiwanews - Kapal perang Republik Islam Iran berlabuh di pelabuhan Saudi. Komandan Angkatal Laut Iran mengatakan kapal perang armada ke-18 berlabuh

Pondok Pesantren Ali Maksum Yogya Beri Pelatihan Wirausaha
maiwanews - Salah satu pondok pesantren di Yogyakarta, Ali Maksum, membekali para santrinya dengan ilmu bidang kewirausahaan. Kebijakan itu diambil

Ungguli Guinea, Pantai Gading ke Semi Final Piala Afrika
maiwanews - Kandidat juara piala Afrika, Pantai Gading menang dengan skor meyakinkan, 3-0, atas lawannya, Guinea Khatulistiwa, di Nuevo Estadio de

Kiat Buruh Menyiasati Keterbatasan Penghasilan
maiwanews - Pemerintah mengalami dilema dalam mejembatani dua kepentingan antara buruh dan pengusaha. Di satu sisi keberadaan pengusaha penting untuk

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

03/02/12 - 16:42

03/02/12 - 15:41

03/02/12 - 12:37

03/02/12 - 11:14

03/02/12 - 08:38

03/02/12 - 07:48

03/02/12 - 05:38

02/02/12 - 15:03

02/02/12 - 15:02

02/02/12 - 13:35

02/02/12 - 08:55

02/02/12 - 05:53

02/02/12 - 05:27

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 38 kali

dibaca 36 kali

dibaca 34 kali

dibaca 33 kali

dibaca 32 kali

free counters