maiwanews latar
maiwanews tulisan


Rizal Ramli: Pemeriksaan Boediono- Sri Mulyani Tak Beri Contoh Baik

Jakarta – DR Rizal Ramli menilai pemeriksaan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Sri Mulyani Indrawati 2(KPK) Kamis, 29 April, tidak memberikan contoh baik bagi masyarakat.

“Rakyat kita perlu contoh. Contoh mengenai kepemimpinan pejabat negara yang punya rasa malu, penyesalan, dan rendah hati. KPK jangan berikan lagi pengecualian,” kata Rizal Ramli usai diskusi di DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat 30 April 2010.

Rizal memberi contoh, di negara lain misalnya Jepang atau Korea Selatan, rasa malu para pejabat sangat tinggi. Menurutnya, di Korea Selatan pernah ada seorang menteri justru asyik bermain golf di saat terjadi krisis ekonomi.

Masyarakat negeri gingseng saat itu menilai kegiatan sang menteri kurang patut. Buntutnya, sang menteri kemudian mengundurkan diri. Contoh lain di Jepang, bahkan jika ketahuan ada menteri yang terlibat skandal akan mengundurkan diri hingga yang paling ekstrim, harakiri atau bunuh diri.

“Artinya mereka merasa malu dan ada penyesalan kalau tindakannya dan kebijkannya merugikan masyarakat,” kata mantan Komisaris Utama Semen Gresik yang dikenal vokal itu.

Dalam hal ini, jika Boediono dan Sri Mulyani diberikan keistimewaan dalam menjalani pemeriksaan hukum dan sebagainya, maka akan akan semakin membuat pejabat itu tak memiliki rasa malu dan penyesalan.

Seharusnya kalau merasa benar, maka tidak perlu takut. “Tidak sembunyi-sembunyi, ke istana negara-lah. Berikanlah contoh, Saya khawatir Indonesia ini sudah miskin dengan contoh pejabat yang rendah hati,” kata mantan Menko Perekonomian di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Pada Kamis, 29 April, Sri Mulyani Indrawati diperiksa KPK 2 jam di kantor Kementerian Keuangan, sementara Boediono bahkan diperiksa 5 jam di Wisma Negara dari rencana pemeriksaan sebelumnya di Istana Wapres.

Pemeriksaan Sri Mulyani akan dilanjutkan Selasa minggu depan, karena pemeriksaan Kamis itu, belum tuntas. Saat Sri Mulyani diperiksa, mantan Ketua KSSK itu dipanggil Presiden untuk rapat Kabinet.

Pemeriksaan kedua pejabat tinggi negara itu terkait keputusan pemberian dana talangan Rp. 6,7 Trilyun kepada Bank Century yang menghadapi kebangkrutan..

Artikel Lainnya:

  1. Lily Wahid Laporkan Sri Mulyani-Boediono ke KPK
  2. Sri Mulyani Bisa Diperiksa KPK Meski Berada di Amerika
  3. Sri Mulyani Usai Diperiksa KPK Selama 2.5 Jam di Kantornya
  4. Boediono dan Sri Mulyani Diperiksa KPK di Kantornya Kamis
  5. KPK Panggil Boediono dan Sri Mulyani Pekan Depan

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Nama Korban Tewas Kecelakaan Bus di Cisarua
maiwanews - Hingga saat ini, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan bus Karunia Bhakti di Cisarua, kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat telah

Gelar Pahlawan Untuk Soeharto Dinilai Sah
maiwanews - Mantan Presiden Indonesia, Soeharto, dinilai layak mendapat gelar sebagai pahlawan nasional. Mahkamah Konstitusi (MK) dalam uji materi 9

Nampaknya Ical Sudah Menemukan Sosok Cawapres
maiwanews - Dalam seminar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 9 Februari 2012, Ketua Umum DPP

Lawan Persema, Persebaya Tampil Tanpa Andik
maiwanews - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persema Malang Minggu 12 Fembruari 2012 nanti. Pada pertandingan Indonesia Premier

Indonesia Akan Beli 8 Helikopter Serang Apache
maiwanews -Pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan sistem persenjataan yang dimiliki TNI. Setelah mewacanakan akan membeli 100 buah tank berat

Dana Pembelian Pesawat Kepresidenan Dari APBN
maiwanews - Sekertaris Kementerian Sekretaris Negara (Sesmensetneg), Lambock V. Nahattands, Kamis 9 Februari 2012 di Jakarta menegaskan dana

Pungli dan Korupsi Gerogoti Sektor Industri
maiwanews - Ekonomi Indonesia saat ini tumbuh dengan biaya tinggi, karenanya tidak memberi dampak signifikan bagi rakyat. Tingginya biaya ekonomi

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

09/02/12 - 14:29

09/02/12 - 14:21

09/02/12 - 13:56

08/02/12 - 14:26

08/02/12 - 13:56

08/02/12 - 11:02

08/02/12 - 10:44

08/02/12 - 10:39

08/02/12 - 08:55

08/02/12 - 08:25

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 92 kali

dibaca 60 kali

dibaca 56 kali

dibaca 54 kali

dibaca 54 kali

free counters