Rusia Tuding AS Tidak Serius Tarik Pasukan dari Suriah

Dua tank hancur di depan sebuah masjid di Azaz, Suriah, 21 Agustus 2012. (Foto: Christiaan Triebert)

maiwanews – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia menyatakan Amerika Serikat (AS) tidak serius dalam melakukan penarikan pasukan dari Suriah. Jumat 11 Januari, juru bicara Kemenlu Rusia Maria Zakharova kepada wartawan mengatakan bahwa Moskow menilai tampaknya Amerika sedang mencari alasan untuk tetap tinggal.

Pemerintah Rusia dikatakan tidak melihat ada pernyataan terbuka berisi strategi Amerika di Suriah, karena itu Moskow tidak dapat memastikan apakah Amerika serius untuk meninggalkan Suriah.

Pernyataan Zakharova disampaikan tidak lama setelah juru bicara koalisi pasukan pimpinan Amerika, Kolonel Sean Ryan, mengatakan pihak koalisi telah memulai proses penarikan pasukan dari Suriah. Namun dengan alasan keamanan operasional, pihak berwenang Amerika menolak memberi rincian terkait jadwal spesifik atau lokasi pergerakan pasukan.

Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, melalui jaringan aktivis di lapangan, menyatakan penarikan pasukan koalisi telah dimulai sejak Kamis malam. Organisasi tersebut menyatakan satu konvoi terdiri dari sekitar 10 kendaraan lapis baja dan beberapa truk keluar dari kota Rmeilan, Suriah, menuju Irak.

Juru bicara Pentagon, Sean Robertson, Senin 8 Januari mengatakan kerangka kerja penarikan pasukan telah disetujui. Para komandan kini terlibat dalam pelaksanaan penarikan tersebut. Robertson mengatakan Pentagon tidak akan membahas hal-hal spesifik demi alasan keamanan, tetapi sejumlah faktor, termasuk cuaca, mempengaruhi seberapa cepat pasukan akan kembali ke Amerika. (BBG Direct/VoA/uh)