AS Serukan Rusia Hentikan Kekerasan di Ukraina

Nikki Haley (Foto:
Gage Skidmore)

maiwanews – Ameria Serikat (AS) menerukan agar Rusia segera menghentikan kekerasan di Ukraina. Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley Kamis 2 Februari waktu setempat mengecam tindakan agresif Rusia. Ia mengingatkan bahwa sanksi Amerika pasca aneksasi terhadap Krimea masih berlaku hingga semenanjung tersebut dikembalikan ke Ukraina.

Kepada Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley mengatakan harus ada kecaman terhadap tindakan Rusia, situasi di Ukraina sudah gawat.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg, Rabu 1 Februari lalu ia menyerukan himbauan agar Rusia menggunakan pengaruhnya dan meminta pemberontak di Ukraina Timur mengakhiri pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Pelanggaran gencatan senjata di Ukraina Timur tercatat sudah lebih dari 5.600 kali dalam beberapa hari ini, akibatnya ekitar 20 ribu orang hidup tanpa listrik.

Sementara Duta Besar (Dubes) Rusia untuk PBB Vitaly Churkin menyalahkan Ukraina, peningkatan kekerasan terjadi akibat Ukraina mengambil langkah panik dengan mengupayakan penyelesaian militer dalam penyelesaian konflik.

Organisasi internasional PBB menghimbau masyarakat dunia membantu mengupayakan kembali perundingan damai antara pemerintah Ukraina dan pemberontak dukungan Rusia agar krisis saat ini tidak meningkat. Wakil Sekjen PBB Jeffrey Feltman kepada DK mengatakan sejak 7 Januari terjasi peningkatan berbahaya dalam konflik di Ukraina Timur antara pemerintah dengan pemberontak.

Menurut Jeffrey Feltman, laporan pemantau Eropa hari Rabu menyebutkan terjadi lebih dari 10 ribu ledakan di kawasan Timur Donetsk dalam kurun waktu lebih dari 24 jam, ini merupakan jumlah terbanyak yang pernah dicatat. (VoA/my/al)