Stempel Dephut dan Polri Ditemukan di Rumah Anggoro

Gedung KPKmaiwanews – Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ade Rahardja, mengungkapkan pihaknya pernah menggeledah rumah Anggoro Widjojo dan menemukan stempel Dephut, Polri dan Imigrasi.

“Ada 87 stempel Dephut yang sudah dipakai, bundel cek, stempel Polri, stempel imigrasi, dan daftar entertain buat pejabat,” kata Ade Rahardja saat menjadi saksi dalam sidang pengadilan Tipikor dengan tersangka Anggodo Widjojo di Jakarta, Selasa, 22 Juni 2010.

Menurut Ade , penggeledahan itu dilakukan terkait kasus pelepasan tanah untuk Pelabuhan Tanjung Api-api di Sumatera Selatan dengan tersangka anggota DPR, Yusuf Erwin Faishal.

Atas dasar penggeledahan yang dilakukan KPK tersebut, lanjutnya, kemudian ditemukan perkara baru yakni dugaan korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT).

Seluruh barang bukti yang baru ditemukan tersebut menurut Ade, lalu diserahkan penyidik untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.