Suporter Persija (the Jakmania) Tewas, Menpora Hentikan Kompetisi Liga Indonesia 2 Pekan

maiwanews – Pasca peristiwa pengeroyokan suporter Klub Sepakbola Persija, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta kompetisi Liga Indonesia dihentikan sementara selama 2 pekan. Dalam konferensi pers di Jakarta Selasa 25 September, Menteri Imam mengatakan “pemerintah setelah mendapat laporan dari berbagai pihak termasuk BOPI, mengambil keputusan liga sepakbola Indonesia dihentikan sementara selama dua minggu”.

Penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban, keluarga korban sekaligus ini adalah bentuk belasungkawa nasional. Menteri Imam ingin peristiwa tersebut menjadi momentum introspeksi bahwa satu nyawa sangat mahal bila dibanding dengan sepakbola.

Menteri Imam meminta PSSI dan operator untuk melakukan hal luar biasa, karena kejadian tersbut termasik peristiwa luar biasa maka lakukan upaya-upaya luar biasa, tegas, berani, dan tegakkan regulasi sebaik mungkin. Menpora menabahkan, tidak hanya sanksi dalam bentuk dana tapi sanksi lain harus ditegakkan kepada siapapun.

PSSI juga diminta melakukan edukasi sekaligus menjalankan aturan baik dari FIFA, AFC maupun dari PSSI. Hubungan baik dan saling menguntungkan antara suporter dengan klub harus dibangun secara komprehensif, bersama-sama, profesional, dan bermartabat.

Menteri Imam mengingatkan, saat ini sepakbola nasional melalui Timnas U-16 dan U-19 sedang menggembirakan Indonesia, jangan sampai persatuan nasional tercoreng akibat ulah tidak profesional. Pemerintah akan mengawal dengan serius agar tidak terjadi lagi peristiwa tidak profesional.

Menpora Imam Nahrawi tidak lupa menyampaikan turut berduka cita kepada kepada keluarga almarhum Haringga Sirila, korban tewas dalam peristiwa pengeroyokan di Stadion GBLA itu.

Dalam laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, hari Minggu 23 September lalu, terjadi pengeroyokan oleh pendukung Persib terhadap anggota the Jakmania hingga korban meninggal. (Setkab/Kemenpora/ES)