maiwanews latar
maiwanews tulisan


Kisruh Kepemilikan TPI

Surat Pencabutan oleh Kemenkum HAM Sah

logo TPImaiwanews – Kementerian Hukum dan HAM menegaskan surat yang dikeluarkan bernomor AH.03.04/114 A tanggal 8 Juni 2010 yang isinya mecabut surat keputusan Nomor C-07564.HT.01.04.TH.2005, adalah benar dan sah.

“Tidak ada surat palsu. Surat itu produk kami. Resmi dikeluarkan Kementerian Hukum dan HAM,” kata Dirjen Administrasi Hukum Umum Aidir Amin Daud,  Jumat malam, 2 Juli 2010.

Pernyataan Aidir ini sekaligus membantah keterangan pihak PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) sebelumnya yang disampaikan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, bahwa surat Menkum HAM itu tidak sah.

Menurut Aidir, surat tersebut dikeluarkan setelah sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar membentuk tim untuk meneliti pendaftaran akta PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia yang diajukan PT Berkah Karya Bersama, anak usaha MNC.

Pembentukan tim pada Januari 2010 ini, lanjut Aidir yang juga mantan wartawan, dalam rangka menindaklanjuti permohonan Siti Hardijanti Rukmana (Tutut) pada 2009 lalu.

Pria asal Makassar itu menjelaskan, setelah Menteri membentuk, tim langsung bekerja dengan melakukan investigasi. Tim meminta keterangan dari berbagai unsur, seperti notaris dan pengelola.

Kemudian, berdasar informasi dari PT Sarana Rekatama Dinamika, mengatakan bahwa pengelola Sisminbakum,  dijelaskan bahwa pendaftaran hasil RUPS LB dengan Akta Nomor 16, tidak melalui mekanisme yang benar.

Berdasarkan data itu, pihak Kemenkum HAM menggunakan kewenangannya mencabut surat keputusan Nomor C-07564.HT.01.04.TH.2005.  “Ini yang kita cabut prosedurnya. Untuk kewenangannya siapa yang mempunyai substansinya, memang pengadilan yang akan menentukan,” katanya.

Aidir lalu menegaskan, Kementerian Hukum dan HAM tidak akan sembarangan dalam membuat dan mengeluarkan surat maupun keputusan.

Kisruh kepemilikan saham mayoritas Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) makin meruncing. Akibatnya, kini terdapat dewan direksi ganda menyusul keputusan RUPS kubu Tutut yang menunjuk Yapto Suryosoemarno sebagai Dirut TPI.

Artikel Lainnya:

  1. SBY Tanggapi Surat Nazaruddin
  2. Hafid Anshary: KPU Tak Tahu Surat Palsu MK
  3. Surat Palsu MK, Andi Nurpati Punya Peran Dominan
  4. Politisi PAN: Ada Pemain di Balik Surat Palsu MK
  5. Kubu Hary Tanoe Gugat Kementerian Hukum HAM

Beri Komentar

*
Hosting Gratis
BERITA TERBARU

Sinopsis Film #Republik Twitter
maiwanews - Di Twitter, Sukmo (Abimana Arya) adalah seorang cowok yang asik, cerdas dan penuh kepercayaan diri. Dia tampak ganteng di timeline

Nazaruddin: Saya Telat Karena Tadi Harus Dipijat Dulu
maiwanews - Sidang lanjutan kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games, Jakabaring, Palembang, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu,

Hatta Ali Terpilih Jadi Ketua Mahkamah Agung (MA)
maiwanews - Ketua Muda Pengawasan Hatta Ali akhirnya terpilih sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA) setelah mengalahkan saingan terkuatnya, Ahmad Kamil.

13 PATI TNI Dapat Bintang Kehormatan
maiwanews - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., sematkan bintang kehormatan kepada 13 orang Perwira Tinggi (PATI). Dalam laman resmi TNI

Penundaan Izin Baru Minimarket di Jakarta Dicabut
maiwanews - Dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta yang makin padat untuk membeli kebutuhan sehari-hari, Instruksi Gubernur (Ingub) DKI

Kerangka Timnas Pra Piala Dunia Terbentuk
maiwanews - Kerangka Tim Nasional (Timnas) untuk pertandingan Pra Piala Dunia sudah terbentuk. Penanggung jawab timnas Bernhard Limbong di Jakarta

Indonesia-Rusia Sepakat Bangun Rel Kereta di Kaltim
maiwanews - Pemerintah Indonesia dan Rusia menandatangani kesepakatan pembangunan rel kereta api di Kalimantan Timur. Penandatanganan Memorandum of

Pameran Peluang Usaha
Artpro Exhibition akan menggelar pameran peluang usaha berjudul Indonesia Business & Franchise Expo pada 17-19 Februari 2012 di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Wiping-Out Our National Islamic Cultural Identity
What is our cultural identity? It is according to many social studies, in short, our traditions, our values, our principles, our social habits, our religious concepts and perceptions

BERITA SEBELUMNYA

07/02/12 - 03:55

07/02/12 - 01:12

06/02/12 - 16:17

06/02/12 - 12:36

06/02/12 - 12:20

06/02/12 - 11:34

06/02/12 - 05:19

05/02/12 - 14:28

05/02/12 - 12:24

05/02/12 - 12:06

05/02/12 - 09:12

05/02/12 - 06:40

05/02/12 - 06:18

TERPOPULER BULAN INI

dibaca 51 kali

dibaca 50 kali

dibaca 49 kali

dibaca 49 kali

dibaca 43 kali

free counters