Tentukan Nasib PPP, Majelis Penyelamat Partai Akan Gelar Munas Ulama

maiwanews –┬áMajelis Penyelamat Partai Persatuan Pembangunan (MP-PPP) berencana menggelar musyawarah nasional (munas) ulama guna menyelesaikan konflik kepemimpinan yang terjadi di tubuh partai berlambang Ka’bah itu.

Anggota Majelis Tinggi PPP Anwar Sanusi mengatakan, sejatinya kedua kubu PPP sudah batal kepemimpinannya karena melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga akibat mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta.

Namun kata Anwar Sanusi, pergantian pimpinan kedua kubu PPP masing-masing yang dipimpin Djan Faridz dan Muhammad Romahurmuziy atau Romy, tetap menunggu dan akan mentaati hasil munas dan rekomendasi para ulama termasuk kemungkinan jika keduanya diberi kesempatan bertaubat.

“Sebaliknya, bila ulama memutuskan keduanya harus diganti, maka pihaknya siap untuk mencari sosok yang tepat untuk memimpin PPP. “Jadi semuanya memang tergantung pada Munas Ulama,” ujar Anwar di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis, 11 Mei 2017.

Meski begitu, Anwar menegaskan bahwa pihaknya sampai saat ini belum terpikirkan untuk menyelenggarakan muktamar luar biasa untuk mencari pemimpin baru.